Berita

yusril izha/net

Yusril Ihza: Saya Orang Syailendra

SENIN, 06 JANUARI 2014 | 08:51 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Perhelatan akbar menuju Pemilihan Presiden 2014 semakin diramaikan dengan berbagai isu, salah satunya Jawa dan non Jawa. Bagi peserta Konvensi Capres Rakyat Yusril Ihza Mahendra, isu tersebut nampaknya bukan masalah sekalipun dilahirkan di Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Sunan Surakarta pernah memastikan saya orang Jawa. Saya orang Syailendra, dan Borobudur didirikan oleh penguasa Syailendra,"  ujar Yusril menjawab audiens dalam sesi tanya jawab debat publik pertama Konvensi Capres Rakyat di Aula Balai Adika Hotel Majapahit Surabaya (Minggu, 5/1)

Yusril mengatakan tugas presiden mendatang adalah menjadikan Indonesia bangsa yang maju dan berdaulat seperti dicita-citakan para pendiri bangsa. Untuk bisa mewujudkannya maka Indonesia harus dipimpin oleh orang cerdas.


Menurut Yusril, seorang pemimpin harus punya gagasan yang mendahului zamannya, bukan yang ada di zaman dia berkuasa. Selain harus memiliki gagasan yang jauh ke depan, pemimpin juga harus berani menghadapi resiko tidak populer karena keputusaannya dinilai buruk oleh banyak orang.

Yusril mengatakan Indonesia telah merdeka sebagai sebuah bangsa sejak 17 Agustus 1945. Bangsa ini telah menyusun kesepakatan-kesepakatan membangun bangsa ke depan. Semuanya jelas disebut dalam pembukaan UUD 1945. Tapi, katanya, kita akan jadi bangsa maju dan bedaulat seperti digariskan pendiri kita sejak 1945 bila pemimpin mendatang memegang teguh kesinambungan historis.

"Kita sudah menjalani kemerdekaan 63 tahun dengan periode berbeda-beda. Era demokrasi terpimpin, era Orde Baru, dan Orde reformasi sekarang. Tujuan kita berbangsa tetap sama, makanya satu hal yang akan saya pegang teguh, yaitu kontinuitas. Yang harus kita lakukan adalah meneruskan hal-hal yang telah dicapai pemimpin di masa lalu, meluruskan yang kurang tepat, dan memperbaikinya," demikian Yusril.

Debat publik pertama Konvensi Capres Rakyat sendiri berlangsung meriah. Debat menghadirkan tiga panelis. Guru Besar Politik Unair yang juga mantan Komisioner KPU Prof. DR ramlan Surbakti, Guru Besar Politik Universitas Parahyangan Bandung Prof. Asep Warlan Yusuf, dan Dr. Rjuk Kastriadi dan pengajar ekonomi Unair, Dr. Tjuk Kastriadi.

Adapun tujuh peserta konvensi yakni, tokoh perempuan Anni Iwasaki, Bupati Kutai Timur Isrn Noor, pengusaha Ricky Sutanto, Menteri Perekonomian era Pemerintahan Abdurrahman Wahid Rizal Ramli, Ketua Dewan Syuro PBB Yusril Ihza Mahendra, Rektor UNiversitas Islam Eropa Sofjan Siregar, dan aktivis senior Tony Ardi. [ysa]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya