Berita

arbi sanit/net

Politik

Semakin Jelas Demokrat Bikin Konvensi Kelas Dua

JUMAT, 03 JANUARI 2014 | 17:07 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Ada tiga cara mencari tokoh yang paling punya harapan untuk menang pemilihan presiden dan bisa mengurus negara sekompleks Indonesia.

Menurut ilmuwan politik, Arbi Sanit, tiga cara itu dengan survei-survei ke masyarakat untuk menentukan elektabilitas dan popularitas tokoh, kedua dengan konvensi partai politik seperti yang dilakukan Partai Demokrat, dan ketiga dengan konvensi yang lebih terbuka atau konvensi rakyat.

"Persoalannya adalah bagaimana perbandingan kualitas ketiganya? Saya lihat segmen konvensi Demokrat adalah segmen kelas dua. Apakah ada yang pantas jadi pemenang di sana? Apakah pesertanya bisa menang menyaingi sosok seperti Jokowi atau Prabowo?" kata dia kepada Rakyat Merdeka Online, Jumat (3/1).  


Sedangkan yang dilakukan para penyelenggara konvensi rakyat, menurut Arbi, sebetulnya diawali niat baik untuk mencari pemimpin nasional alternatif. Tapi persoalannya, cara yang mereka lakukan tidak bisa menyamai niat mulia itu.

"Kalau mereka (penyelenggara konvensi rakyat) tidak bisa nyambung dengan parpol-parpol dan tidak bisa melahirkan tokoh yang potensial, maka lebih baik tidak usah dilakukan," jelasnya. [ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya