Berita

arbi sanit/net

Politik

Semakin Jelas Demokrat Bikin Konvensi Kelas Dua

JUMAT, 03 JANUARI 2014 | 17:07 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Ada tiga cara mencari tokoh yang paling punya harapan untuk menang pemilihan presiden dan bisa mengurus negara sekompleks Indonesia.

Menurut ilmuwan politik, Arbi Sanit, tiga cara itu dengan survei-survei ke masyarakat untuk menentukan elektabilitas dan popularitas tokoh, kedua dengan konvensi partai politik seperti yang dilakukan Partai Demokrat, dan ketiga dengan konvensi yang lebih terbuka atau konvensi rakyat.

"Persoalannya adalah bagaimana perbandingan kualitas ketiganya? Saya lihat segmen konvensi Demokrat adalah segmen kelas dua. Apakah ada yang pantas jadi pemenang di sana? Apakah pesertanya bisa menang menyaingi sosok seperti Jokowi atau Prabowo?" kata dia kepada Rakyat Merdeka Online, Jumat (3/1).  


Sedangkan yang dilakukan para penyelenggara konvensi rakyat, menurut Arbi, sebetulnya diawali niat baik untuk mencari pemimpin nasional alternatif. Tapi persoalannya, cara yang mereka lakukan tidak bisa menyamai niat mulia itu.

"Kalau mereka (penyelenggara konvensi rakyat) tidak bisa nyambung dengan parpol-parpol dan tidak bisa melahirkan tokoh yang potensial, maka lebih baik tidak usah dilakukan," jelasnya. [ald]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya