Berita

Boy Rafli Amar/net

Pertahanan

Dua Sampel DNA Terduga Teroris Belum Didapat

JUMAT, 03 JANUARI 2014 | 15:15 WIB | LAPORAN:

Tim DVI Polri masih menunggu dua sampel deoxyribo nucleic acid (DNA) terhadap jasad terduga teroris yang tewas saat baku tembak di Ciputat, Tangsel Selasa (31/12) lalu.

"Contoh DNA baru empat, dari orang tua dan anak. Belum dapat dua lagi," ujar Karo Penmas Polri Brigjen Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (3/1).

Menurutnya, sampel DNA yang sudah diambil itu adalah dari keluarga terduga teroris Nurul Haq, Hidayat alias Dayat, Rizal alias Agung, dan Hendi Albar. Sedangkan yang belum mendapat sampel dari pihak keluarga Fauzi alias Ozi, dan Edo alias Amril.


Namun, Boy enggan merinci siapa saja dari anggota keluarga terduga teroris yang diambil sampel DNA sebagai pembanding.

"Yang sudah datang bervariasi, ada orang tua dan ada anak korban. Yang belum dua orang," katanya.

Sementara, untuk pemulangan enam jenazah itu dari RS Polri Soekanto ke pihak keluarga, tim dokter masih menunggu hasil kepastian DNA.

"Sekitar 10 hari ke depan mudah-mudahan sudah ada kepastian hasil DNA," kata Boy.

Dia pun memastikan bahwa pengambilan sampel DNA sangat diperlukan untuk menentukan jati diri para terduga teroris. Agar tidak terjadi kesalahan saat dikembalikan kepada keluarga. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya