Berita

ilustrasi/net

Politik

Jangan Pilih Presiden Karena Popularitas Semata!

KAMIS, 02 JANUARI 2014 | 16:21 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pemilu 2014 harus menjadi jembatan menuju perubahan bagi Indonesia yang lebih baik. Indonesia adalah negara besar yang ekonominya sedang tumbuh namun rakyat masih banyak yang belum makmur. Syaratnya, rakyat harus jeli dalam memilih pemimpin yang sejati.

"Kami mengimbau rakyat tidak memilih pemimpin berdasarkan aspek popularitas di media semata. Bangsa ini membutuhkan figur pemimpin muda yang punya kapasitas dan integritas," ujar Koordinator Nasional Gita Indonesia, Reza Fahlvi, dalam keterangan elektroniknya (Kamis, 2/1).

Menurut dia, untuk bisa mewujudkan kejayaan Indonesia ke depan, dibutuhkan pemimpin yang terbebas dari berbagai beban masa lalu, dan paham tentang ekonomi dan mampu memperjuangkan secara efektif kepentingan negara-negara berkembang di era globalisasi. Pemimpin mendatang haruslah sosok yang memiliki visi untuk mewujudkan kemajuan bangsa, kesejahteraan sosial dan memiliki semangat perubahan, serta pemberantasan korupsi.


"Wirjawan adalah figur yang memenuhi kriteria itu. Muda, berani, bersih dan punya kapasitas," kata dia.

Gita Indonesia merupakan jejaring masyarakat sipil pendukung Gita Wirjawan, kerap aktif membangun kesadaran akan pentingnya perubahan dan kebangkitan Indonesia.  Tujuan tersebut diaplikasikan Gita Indonesia secara praktis melalui komunikasi dialogis di level akar rumput.

Sejak dibentuk di Yogyakarta pada medio November 2013, Gita Indonesia aktif berkeliling Indonesia untuk membangun kesadaran bersama melalui aktivitas rembug warga.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya