Berita

Penggeledahan di Bogor, Polisi Temukan Senjata Airsoft Gun

KAMIS, 02 JANUARI 2014 | 07:59 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Selain menangkap satu orang, polisi dari Detasemen Khusus Anti Teror 88 juga menemukan satu senjata airsoft gun, seusai menggeledah rumah di Perumahan Alamanda Mega Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. 


Penggeledahan di Perumahaan Alamanda Mega Sentul, RT 002/08, Desa Pasirlaja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat terjadi sekitar pukul 18.30 WIB.

Seperti dilansir Antara, Lima polisi berpakaian biasa menggeledah dua rumah milik Sadullah Rojak usia 40 tahun.  Kedua rumah tersebut ditempati istri pertama dan istri kedua Rojak, yang berprofesi pegawai perusahaan swasta.

Di tengah penggeledahan itulah, polisi menemukan senjata air soft gun, satu senjata sejenis pulpen, setengah karung pupuk urea, dan satu galon berisi bahan berbentuk serbuk. 

Di tengah penggeledahan itulah, polisi menemukan senjata air soft gun, satu senjata sejenis pulpen, setengah karung pupuk urea, dan satu galon berisi bahan berbentuk serbuk. 

Pupuk urea, sebagaimana detergent bubuk, bisa menjadi salah satu bahan penting bom rakitan berdaya ledak rendah.

Menurut keterangan warga, Rojak sudah enam tahun tinggal di perumahan tersebut. Sehari-hari ia berprofesi sebagai karyawan PT Indocement.

Pada pukul 20.50 WIB, polisi membawa Rojak berikut barang bukti ke Markas Besar Kepolisian Indonesia, di bilangan Blok M, Jakarta Selatan.

Selain Rojak, tiga saksi juga diperiksa polisi, seorang di antara mereka keponakan dia. 

Belum diketahui apakah penggrebekan di Kabupaten Bogor itu rangkaian dari penggrebekan terduga teroris di Kampung Sawah, Ciputat Tanggerang Selatan, pada malam pergantian tahun, Selasa kemarin.[zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya