Berita

FOTO:NET

Politik

BM PAN Siap Bantu Keamanan Misa Natal 2013

MINGGU, 22 DESEMBER 2013 | 15:55 WIB | LAPORAN:

Dewan Pimpinan Pusat Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) mengimbau seluruh kadernya di seluruh Indonesia agar ikut mengamankan proses pelaksanaan misa Natal 2013 ini. Organisasi sayap Partai Amanat Nasional (PAN) ini ingin pelaksaan ritual umat Kristiani tersebut berjalan lancar, aman, dan damai.

Wakil Ketua Umum DPP BM PAN, Raji Sitepu memandang, pelaksanaan Natal tak boleh diganggu, dihujat ataupun diteror karena Indonesia merupakan negeri yang plural dan multikurltural.

"Yang kita inginkan bagaimana umat beragama di Indonesia ini bisa damai, saling menghormati, toleran. Makanya kita di DPP mengimbau agar kader-kader di masing-masing daerah ikut serta menjaga jalannya Natal ini," kata Raji di Jakarta, Minggu (22/12).


Raji menambahkan, harmonisasi dalam beragama tidak hanya sekedar wacana dan kajian semata, tapi diperlukan kerja konkrit antar umat beragama untuk saling membantu dan menghormati sesuai ajaran kitab suci yang diyakini. Maka dari itu, lanjut dia, BM PAN ingin mengimplentasikan pesan ajaran agama (Islam) yang sebenarnya.

"Bagaimana pun juga, bangsa kita tidak hanya dihuni oleh satu kolompok, golongan, dan kepercayaan serta keyakinan," kata Raji yang juga Caleg PAN DPR RI Nomor Urut 4 Dapil Sumut III ini.

Lebih lanjut, Raji mengingatkan kembali tentang sejumlah tokoh pahlawan non muslim yang ikut memperjuangkan kemerdekaan negeri yang kini dihuni sekitar 250 juta jiwa manusia ini. Sebut saja misalnya perjuangan F.L Tobing dan T B Simatupang, Christina Martha Tiahahu, I Gusti Ngurah Rai, Robert Wolter Monginsidi, Romo Albertus Soegiyapranata, Yosaphat Sudarso, Maria Walanda Maramis, Agustinus Adi Sucipto, Ketut Jelantik, Dr Johanes Leimena,Johannes Abraham Dimara,Frans Kaisepo, Marthen Indey, Silas Papare, I Gusti Ketut Jelantik dain sebagainya.Mereka itulah pahlawan -pahlawan non muslim yang membela kedaulatan NKRI dengan darah bahkan nyawa dari penjajahan bangsa asing.

"Mereka tidak pernah berpikir bahwa kemerdekaan diperjuangkan oleh kaum muslim tetapi non muslim pun wajib berjuang untuk merebut kemerdekaan. Makanya, kami dari BM PAN ingin melanjutkan dan melaksanakan spirit perjuangan mereka untuk kedamain Indonesia," katanya.[wid]


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya