Berita

Hasyim Muzadi

Wawancara

WAWANCARA

Hasyim Muzadi: Saya Bangga Banyak Tokoh NU Dielus Jadi Capres-Cawapres

KAMIS, 19 DESEMBER 2013 | 09:16 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Dalam Pilpres 2004, dua tokoh Nahdlatul Ulama (NU) menjadi cawapres, yakni Hasyim Muzadi yang berpasangan dengan Megawati Soekarnoputri, dan Salahuddin Wahid berpasangan dengan Wiranto.

Dalam Pilpres 2009, tidak ada tokoh NU yang maju. Saat itu hanya tiga pasangan capres-cawapres, yakni SBY-Boediono, Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto, dan Jusuf Kalla-Wiranto.

Bagaimana dengan Pilpres 2014, tentu belum diketahui apa ada tokoh NU yang berlaga. Yang jelas, ada tiga tokoh NU yang dielus, yakni Mahfud MD, Khofifah Indar Parawansa, dan Ali Masykur Musa.


Menanggapi hal itu, bekas Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi mengatakan, wajar bila tokoh NU diincar menjadi capres atau cawapres.

“NU kan ormas terbesar di negeri ini, sehingga wajar bila tokoh NU dielus menjadi capres atau cawapres,’’ kata Hasyim Muzadi kepada’Rakyat Merdeka, di Jakarta, pekan lalu.

Berikut kutipan selengkapnya;

Apa tanggapan Anda dielusnya tokoh NU itu?
Saya bangga makin banyak tokoh NU dielus menjadi capres dan cawapres. Ini semua dilihat dari rekam jejak dan kualitas mereka.

Siapa kira-kira tokoh NU yang menjadi capres-cawapres nanti?

Belum kita tahu. Yang jelas,  sah-sah saja bagi parpol membidik tokoh NU demi menarik simpati warga NU.

Apa berhasil menarik simpati warga NU?
Itu pertanyaan kita bersama. Mampu nggak mendapatkan simpati dari warga NU.

Bukannya warga NU memilih tokoh NU atau yang dekat dengan tokoh NU?
Ada unsur itu. Tapi tentunya yang berorientasi dengan kesejahteraan rakyat. Sebab, Warga NU itu tidak terkonsentrasi pada politik kepartaian atau politik perorangan. NU hanya bicara dan bergerak mengenai politik kebangsaan dan politik keumatan.

Makanya jadi incaran, begitu?
Benar. Dengan sikap seperti itu, semua capres yang sudah muncul atau yang baru diwacanakan mengincar warga NU. Itu wajar saja.

Nggak ada jaminan menggandeng tokoh NU, lalu menang dalam pilpres, ini bagaimana?
Semua itu tergantung pada kepandaian para capres-cawapres dalam mendapatkan simpati dan dukungan dari warga NU.

Caranya bagaimana?
Bagaimana capres-cawapres tersebut bisa meyakinkan warga NU bahwa dengan memilihnya ada  harapan bagi Masyarakat khususnya warga NU untuk bisa mewujudkan negara yang baldatun thoyyibatun warobbun ghofur. Maka harus aktif melakukan komunikasi politik dengan warga NU.

Apa perlu capres atau cawapres dari NU minta izin ke PBNU?
Nggak juga. Sebab, itu bersifat personal. Kalau ada  yang berinisiatif untuk minta izin, biasanya itu bersifat perorangan, bukan mengatasnamakan institusi PBNU.

Institusi PBNU pada dasarnya tidak terlibat politik kepartaian, politik perorangan atau politik kekuasaan.

Khofifah dan Mahfud diincar jadi cawapres Aburizal Bakrie, ini bagaimana?
Saya kira itu baru wacana. Mereka tidak akan berani mengambil keputusan sebelum melihat hasil pileg.

Ali Masykur Musa bertarung lewat konvensi capres Partai Demokrat, apa warga NU memilihnya?
Itu terserah warga NU, apakah memilih beliau atau tidak. Itu semua tergantung bagaimana mencari warga NU. ***

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

ISIS Mengaku Dalangi Serangan Bom Bunuh Diri di Masjid Syiah Pakistan

Minggu, 08 Februari 2026 | 16:06

BNI Gelar Aksi Bersih Pantai dan Edukasi Kelola Sampah di Bali

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:36

Miliki Lahan di Makkah, Prabowo Optimistis Turunkan Biaya Haji

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:16

Dukungan Parpol ke Prabowo Dua Periode Munculkan Teka-teki Cawapres

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:52

KPK Telusuri Kongkalikong Sidang Perdata Perusahaan Milik Kemenkeu Vs Masyarakat di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:42

RI Harus Tarik Diri Jika BoP Tak Jamin Keadilan Palestina

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:32

Kehadiran Prabowo di Harlah NU Bawa Pesan Ulama-Umara Bersatu

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:50

Forum Perdana Board of Peace akan Berlangsung di Washington pada 19 Februari

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:31

Prabowo Tegaskan Pemimpin Wajib Tinggalkan Dendam dan Kebencian

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:17

KPK Gali Dugaan Korupsi Dana Konsinyasi di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 12:28

Selengkapnya