Berita

FOTO:PUSPEN TNI

Pertahanan

Jenderal Moeldoko Target Pasukan Perdamaian Indonesia Masuk 10 Besar Dunia

RABU, 18 DESEMBER 2013 | 12:24 WIB | LAPORAN:

RMOL.  Panglima TNI Jenderal Moeldoko didampingi Kasal Laksamana TNI Marsetio, Kasau Marsekal TNI IB. Putu Dunia serta para Perwira Tinggi (Pati) dari Mabes TNI dan Angkatan menerima kedatangan Satuan Tugas (Satgas) TNI Kontingen Garuda (Konga) yang baru saja selesai melaksanakan tugas misi perdamaian dunia selama setahun di United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL-PBB).

 Para pasukan Satgas TNI Konga diterima dalam suatu upacara militer yang berlangsung di Mabes TNI Cilangkap Jakarta Timur, Rabu (18/12) pagi.
 
Kontingen Garuda yang baru saja  selesai melaksanakan tugas misi perdamaian di Lebanon berjumlah 1.169 personel,  terdiri dari 850 personel Batalyon Mekanis TNI Konga XXIII-G dipimpin Letkol (Inf) Lucky Avianto, 75 personel Military Police Unit (MPU) Konga XXV-E dipimpin Letkol (Cpm) Subiyakto, 150 personel Force Protection Company (FPC) Konga XXVI-E2 dipimpin Letkol (Inf) Yuri Eliyas, 50 personel Force Head Quarter Support Unit (FHQSU) Konga XXVI-E1 dipimpin Kolonel (Inf) Karmin, 6 personel Satgas CIMIC TNI Konga XXXI-C dipimpin Letkol (Inf) Ilyas,  18 personel Military Community Outtreach Unit (MCOU) Konga XXX-C dipimpin Letkol (Inf) Nasrul, 9 personel Satgas Level 2 Hospital XXIX-E dipimpin Letkol (Kes) dr. Paulus Supriyono dan 11 personel Military Staf Sector East dipimpin Kolonel (Inf) Rezerius.


Dalam amanatnya Panglima TNI mengatakan bahwa dalam sepuluh tahun terakhir kontribusi Indonesia bagi upaya mengatasi permasalahan perdamaian dunia  dan bantuan kemanusiaan telah mendapat apresiasi positif dari masyarakat internasional.  Kepercayaan dari PBB yang sangat tinggi terhadap pasukan perdamaian dari Indonesia adalah bukti bahwa pasukan Garuda Indonesia selalu konsisten memperlihatkan kinerja yang membanggakan.

Saat ini pasukan TNI yang tergabung dalam misi perdamaian PBB di seluruh dunia berjumlah 1.966  yang tersebar di berbagai wilayah konflik yaitu Lebanon, Kongo, Haiti, Liberia, Sudan Selatan dan Darfur serta Suriah.

"Atas prestasinya tersebut seluruh pasukan Kontingen Garuda dianugerahi  tanda jasa atau UN Medal oleh PBB dan Satya Lencana Shanti Dharma dari pemerintah Indonesia," ujar Panglima TNI.
 
Indonesia, lanjut  Jenderal Moeldoko, merupakan salah satu negara yang aktif mengirimkan personel militernya dalam tugas-tugas perdamaian di bawah misi PBB. Kontingen Indonesia berada di urutan 15 dari 177 negara yang memiliki pasukan perdamaian.

"Ke depan, Indonesia menargetkan masuk 10 besar dunia dalam mengirimkan pasukan militernya dengan harapan pimpinan atau commandernya dipercayakan dari Indonesia," tegas Panglima TNI.
 
Dalam kesempatan tersebut Panglima TNI menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan atas dedikasi, semangat dan loyalitas dalam pelaksanaan tugas misi perdamaian yang telah para prajurit tunaikan.

Moeldoko mengimbau agar prestasi yang diraih pada misi PBB  UNIFIL hendaknya dapat menjadi pendorong setiap satuan di jajaran TNI, untuk terus meningkatkan kapasitas dan kapabilitas satuan, khususnya Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI.[wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya