Berita

Walau Belum Optimal, Flyingboat GEVER-OS Cukup Memuaskan

RABU, 18 DESEMBER 2013 | 11:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Flyingboat GEVER-OS atau perahu terbang karya Institut Maritim Indonesia (IMI) sudah diterbangkan dengan Scala Model di Danau Situ Gintung, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten (Rabu, 18/12).

Meski belum optimal, teknologi yang dikembangkan dari konsep memadukan pesawat ringan dan speedboat ini sudah "berlayar" di permukaan air. Namun upaya terbang belum berhasil, karena kekurangan power.

"Ini adalah terbang perdana. Meski belum optimal, tapi di permukaan air sudah sangat seimbang," ujar Direktur Institut Maritim Indonesia (IMI), Y. Paonganan, kepada wartawan di Ciputat, Tangerang Selatan, (Rabu, 18/12).


Flyingboat GEVER-OS  yang dikendalikan remote control saat berinteraksi berputar-putar di permukaan air berusaha lepas landas, namun beberapa kali usaha terbang tersebut tetap gagal. Meski demikian, model skala yang merupakan proses tahapan riset ini sudah berjalan dengan baik.

"Ini adalah salah satu tahapan. Kita berharap hingga April 2014 akan diluncurkan prototipenya," imbuhnya.

Jelas Paonganan, pihaknya terus berusaha maksimal menyempurnakan karya anak bangsa ini. Flyingboat GEVER-OS diharapkan bisa manjawab tantangan maritim Indonesia. Dengan demikian nantinya Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia memiliki wahana transportasi laut yang hemat bahan bakar, memiliki kecepatan tinggi di atas kecepatan perahu atau speedboat konvensional, serta mampu terbang di tas permukaan laut dalam ketinggian 150 meter.

"Prototipe Flyingboat GEVER-OS didesain untuk memenuhi masyarakat pantai, kepulauan, pengawasan wilayah pantai, mengatasi pencurian ikan, ambulans keliling, guru dan dokter antar pulau, pemetaan laut, serta wahana dalam penganggulangan bencana di laut dan kepulauan," tandasnya. [ald]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya