Berita

Perahu Terbang Gever-Os Siap Berinteraksi di Permukaan Air

RABU, 18 DESEMBER 2013 | 11:00 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Flyingboat GEVER-OS siap lepas landas dan mendarat di permukaan air. Pesawat karya anak bangsa, Indonesia Maritime Institute (IMI) ini akan terbang dengan Scala Model Flyingboat GEVER-OS.

Flyingboat GEVER-OS akan berinteraksi di danau Situ Gintung, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten. Saat ini Flyingboat GEVER-OS sedang pemanasan.

Perahu terbang ini saat ini akan diuji coba untuk perdana kalinya, selain dari IMI, acara ini juga dihadiri dari TNI AL dan Kementerian Kelautan dan Perikanan.


Flyingboat GEVER-OS sendiri termasuk pesawat amfibi yang bersayap tetap dan dilengkapi dengan lambung untuk memungkinkan pendaratan di air. Keuntungannya tentu saja bisa mendarat dan lepas landas, dan "berbaring" di air, tidak memerlukan landasan tanah.

Untuk penggunaan dalam bidang pertahanan, flying boat biasanya digunakan untuk patroli maritim dan misi penyelamatan udara-laut. Beberapa flying boat modern di dunia antara lain Shuihong 5 China, CL-415 Kanada, Beriev Be-200 Rusia, Catalina AS, ShinMaywa Jepang, Bavar 2 Iran dan lain-lain. Beberapa diantaranya adalah flying boat bermuatan besar, salah satunya ShinMaywa.

"Semoga Flyingboat GEVER-OS karya IMI ini bisa menjadi solusi meningkatkan konektivitas dan pengawasan perairan Nusantara serta menjadi kebanggaan Indonesia," ujar Direktur Institut Maritim Indonesia (IMI), Y Paonganan, kepada wartawan di Ciputat, (Rabu, 18/12). [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya