Berita

Sharif Cicip Sutardjo

Bisnis

KKP Buka Online Untuk Perizinan Nelayan

Serahkan 17 Kapal INKAMINA Ke Sulteng
RABU, 18 DESEMBER 2013 | 09:18 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sharif Cicip Sutardjo mengatakan, program Peningkatan Kehidupan Nelayan (PKN) merupakan salah satu upaya pemerintah membantu peningkatan perekonomian nelayan yang selama ini berkontribusi besar terhadap ketahanan ikan nasional.

Sebagai wujud nyata pencanangan program PKN di Sulawesi Tengah (Sulteng), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyerahkan bantuan 17 unit kapal INKAMINA kepada nelayan.

“Program bantuan kapal INKAMINA bagian dari pelaksanaan program PKN. Tahun depan, program PKN ditargetkan bisa membenahi 2.834 desa pesisir mencakup 33 provinsi, 251 kabupaten serta 809 kecamatan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia,” kata Sharif, kemarin.


Selain penyerahan kapal, KKP juga memberikan 15.000 Kartu Nelayan kepada nelayan di 11 kabupaten/kota se-Sulteng serta bantuan Pengembangan Usaha Mina Perdesaan (PUMP) bidang Perikanan Tangkap senilai Rp 11 milyar.

Dirjen Perikanan Tangkap KKP Gellwynn Jusuf mengharapkan, seluruh program yang diterapkan itu dapat meningkatkan kinerja dan prestasi nelayan nasional. Apalagi, pencapaian indikator kerja utama (IKU) Ditjen Perikanan Tangkap pada pertengahan tahun anggaran 2013 berhasil mencapai target yakni volume produksi perikanan tangkap per semester I-2013 mencapai 2.569.828 ton dari target yang ditetapkan sebesar 2.518.100 ton.

Menurut Gellwynn, peningkatan produksi perikanan tangkap dipengaruhi pelaksanaan program-program prioritas. Seperti pengadaan bantuan kapal, rumah ikan, penebaran benih, pengembangan pelabuhan dan eco-fishing port.

Pihaknya juga telah memberikan perizinan online dan database sharing system. Dengan adanya perizinan itu, KKP berharap seluruh nelayan di Indonesia dapat mendaftar untuk segala perizinan melalui internet.

“Jadi bisa di mana dan kapanpun. Kita bisa memonitor para nelayan, di daerah mana mereka melakukan operasi, berapa tangkapannya dan jenis ikan apa saja yang ditangkap,” ungkapnya. ***

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Rayakan HUT Perusahaan Lewat Santunan Anak Yatim

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:59

Polisi Geledah Rumah terkait Kasus Dugaan Korupsi Kejagung, 74 Kg Emas Diamankan

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:40

Ketahanan Energi Indonesia Masih Pincang Tanpa Ada Cadangan Strategis

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:12

Polisi Geledah 12 Titik Kasus Korupsi, Rumah Mewah Jampidsus Tidak Termasuk

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:50

Peradi Profesional Catat Rekor Kerja Sama dengan 112 Perguruan Tinggi

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:45

IPW Dukung Polri Usut Dugaan Korupsi di Lingkungan Kejagung

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:26

Yogyakarta dan Takdir Dirgantara

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:01

Kritik terhadap Pemerintah Bagian dalam Kehidupan Demokrasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:41

Pertamina Berdayakan Difabel Kampung Rajut Inspirasi Green Warrior Bandung

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:18

Polisi Sita Uang Miliaran Rupiah Usai Geledah Kafe dan Money Changer di Cipete

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:14

Selengkapnya