Berita

Politik

Perseteruan Wiranto-Rhoma Jadi Bahan Olok-olokan Twips

MINGGU, 15 DESEMBER 2013 | 20:33 WIB | LAPORAN:

Wiranto boleh saja mengklarifikasi bahwa dirinya tidak pernah mengina raja dangdut Rhoma Irama. Namun, "perseteruan" antara keduanya sudah menjadi pembicaraan publik yang menarik. Di twitter, perseteruan mereka jadi bahan olok-olokan.

Kebanyakan twips menjadikan perseteruan Wiranto-Rhoma sebagai bahan olok-olokan. "Setelah Farhat Abbas vs Ahmad Dhani, kini Wiranto vs Rhoma Irama… terlalu!!!" ejek pemilik akun @Laasafarma1.

Pemilik akun @baprathama1984 menyindir bantahan Wiranto yang mengaku tidak pernah menyebut nama Rhoma dalam debat di LIPI. "Pernahnya bikin kuis boongan ya Pak?" kicaunya. Kuis yang dia maksud adalah Kuis Kebangsaan yang pernah heboh karena diduga settingan.


Ada juga yang prihatin dengan perseteruan Wiranto-Rhoma ini. "Kapan negara ini adem ya, kalau serang-serangan kayak gini. Belum apa-apa lo sekarang," kicau pemilik akun @ericerawan.

Pemilik akun @PriscaAnrestha menilai, Wiranto dan Rhoma sama-sama tidak memenuhi kualifikasi untuk menjadi presiden. "Hopeless buat pemilu tahun depan. Apalagi kalau calonnya Wiranto, Rhoma Irama, ARB, Farhat Abbas, etc," kicaunya.

"Nah kalo nanti bursa capres cuman Farhat, Rhoma, Wiranto, ARB, wassalam lah negara ini," timpal pemilik akun @adhitmulyana.

Ada juga twips yang membela Rhoma. "Balas dengan dangdutan aja Bang," kicau pemiliki akun @tweeterismail. "Yang jelas, lebih 'perkasa' Rhoma dunk!," tulis pemilik akun @02tanggulang. Entah apa yang dia maksud perkasa dengan menggunakan dua tanda kutip.

Sedangkan pemilik akun @diana nana17 melihat, hinaan Wiranto terhadap Rhoma sebagai hukum karma. Soalnya, Rhoma juga sempat berseteru dengan banyak pihak dan melontarkan hinaan juga. "Karma dong. Dulu kan Bang Oma ngehina Inul," kicaunya.

Sementara, pemiliki akun @alexasitompulmd menyarankan Rhoma atau PKB tidak usah menantang debat dengan Wiranto. “Nanti Rhoma malu sendiri lho karena pasti dibantai ilmunya,” kicaunya. [dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya