Berita

sby/net

Adhie M Massardi

SBY Bersama Aktivis Di Kelompok Tidak Ingin Pemilu Diadakan

MINGGU, 15 DESEMBER 2013 | 18:08 WIB | LAPORAN:

Koodinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie Massardi mengklasifikasikan sikap masyarakat terhadap pelaksanaan Pemilu 2014 ke dalam tiga kelompok.

Pertama adalah kelompok masyarakat yang ingin sekali agar pemilu segera diadakan. Dalam kelompok ini terdapat Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, serta masyarakat pendukung Jokowi. Mereka ingin pemilu segera diselenggarakan karena elektabilitas disejumlah lembaga survei menempatkan kelompok ini berada di atas capres lainnya.

"Kelompok kedua, yang setengah ingin, setengah tidak. Ini ada kelompok Aburizal Bakrie (Ketum Golkar) dan Prabowo Subianto (Ketum Gerindra). Karena itu akan menghabiskan uang mereka sedangkan hasilnya masih belum tentu jelas (menang)," tambah mantan jurubicara Presiden Abdurrahman Wahid itu.


Sedang kelompok terakhir adalah masyarakat yang tidak ingin pemilu diadakan. Kelompok ini, masih lanjut Adhie, dihuni oleh dirinya sendiri bersama rekan-rekan aktivis yang masih tidak percaya pemilu akan berlangsung bersih dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat.

"Di kelompok ini juga ada Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono yang mengetahui akan kalah dalam pemilu tersebut," tandasnya. [ian]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya