Berita

PT Kereta Api Indonesia (Perseroan)

Bisnis

KAI Anggarkan Dana Investasi Rp 6 Triliun

Ubah Mindset Jadi Marketing Oriented
KAMIS, 12 DESEMBER 2013 | 09:27 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

PT Kereta Api Indonesia (Perseroan) (KAI) sedang gencar melakukan transformasi usaha dengan mengedepankan tiga unsur yaitu mengubah budaya kerja, meningkatkan profesionalitas dan pegembangan investasi.

“Tiga hal ini, budaya kerja, profesionalitas dan investasi menjadi fokus manajemen untuk menjadikan PT KAI sebagai perusahaan pelayanan jasa yang berkualitas dan berorientasi pada kepuasan pengguna jasa kereta api,” kata Direktur Logistik dan Aset Produksi KAI Joko Margono.

Menurut Joko, pada tataran pertama, perseroan melakukan transformasi bisnis dengan mengubah cara berpikir (mindset) dari berorientasi pada produk menjadi marketing oriented atau berorientasi pasar.


Kedua, meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan mengirim 35 orang karyawan KAI setiap tiga bulan ke Prancis dan sejumlah negara lainnya untuk menimba ilmu teknologi dan pelayanan perkeretaapian.

Selain itu, KAI juga mengirimkan 150 orang pegawai dari masinis hingga penjaga pintu perlintasan untuk berguru ke China mempelajari sistem pengoperasian perkeretaapian.

“Sejalan dengan peningkatan kualitas SDM, kami juga mengimbanginya dengan menaikkan remunerasi 5 hingga 6 persen dalam kurun waktu lima tahun terakhir,” jelas Joko.

Sedangkan dari sisi pembenahan budaya lama, KAI melakukan pembersihan, terutama bagi karyawan yang dinilai nakal dengan memecat secara tidak hormat, termasuk menawarkan pensiun dini.

Adapun langkah ketiga yakni KAI melakukan investasi berkelanjutan dalam jumlah besar-besaran untuk perbaikan infrastruktur, pengadaan alat operasional seperti gerbong-gerbong dan piranti persinyalan kereta api. Joko menyebutkan, pada 2014, KAI setidaknya menganggarkan dana sekitar Rp 6 triliun.

Pembangunan fisik juga tercermin dari perbaikan gedung dan stasiun-stasiun dengan membongkar ribuan kios dan menyediakan lahan parkir serta pengadaan untuk peningkatan fasilitas layanan seperti E-ticketing.

Menurut Joko, sederet pengembangan oleh KAI juga menunggu, mulai dari meningkatkan pelayanan kereta api di Bandara Kualanamu, kereta api batubara di Sumatera Selatan, memperpanjang jaringan kereta rel listrik Jabodetabek hingga Cikampek dan menambah hingga 10 rangkaian. ***

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Rayakan HUT Perusahaan Lewat Santunan Anak Yatim

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:59

Polisi Geledah Rumah terkait Kasus Dugaan Korupsi Kejagung, 74 Kg Emas Diamankan

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:40

Ketahanan Energi Indonesia Masih Pincang Tanpa Ada Cadangan Strategis

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:12

Polisi Geledah 12 Titik Kasus Korupsi, Rumah Mewah Jampidsus Tidak Termasuk

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:50

Peradi Profesional Catat Rekor Kerja Sama dengan 112 Perguruan Tinggi

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:45

IPW Dukung Polri Usut Dugaan Korupsi di Lingkungan Kejagung

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:26

Yogyakarta dan Takdir Dirgantara

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:01

Kritik terhadap Pemerintah Bagian dalam Kehidupan Demokrasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:41

Pertamina Berdayakan Difabel Kampung Rajut Inspirasi Green Warrior Bandung

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:18

Polisi Sita Uang Miliaran Rupiah Usai Geledah Kafe dan Money Changer di Cipete

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:14

Selengkapnya