Berita

jenderal sutarman/net

Hukum

Terkait Hambalang, Komisi III Harus Panggil Sutarman

MINGGU, 08 DESEMBER 2013 | 08:22 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Komisi III DPR harus segera memanggil Kapolri Jenderal Sutarman untuk mengklarifikasi adanya tudingan, Sutarman ikut mengamankan proyek megakorupsi Hambalang.

Menurut Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane, klarifikasi itu diperlukan agar dalam tugas-tugasnya sebagai Kapolri yang berjanji akan melakukan pemberantasan korupsi, tidak tersandera kasus megakorupsi Hambalang.

Tersiar, nama Sutarman muncul dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kasus korupsi proyek Hambalang oleh saksi Sylvia Sholeha atau yang akrab dipanggil Bu Pur.


Jelas Neta, tudingan keterlibatan tersebut perlu diperjelas. Untuk itu Komisi III perlu mengklarifikasi ke KPK, apakah BAP Bu Pur itu asli atau palsu. Jika palsu tentu menjadi tugas Polri untuk mengusutnya dan mengungkap siapa yang memalsukannya.

"Tapi, jika BAP itu asli tentunya KPK harus segera memeriksa Sutarman," ujar Neta dalam rilisnya, Minggu (8/12).

Selanjutnya, kata Neta, untuk memastikan apa sesungguhnya yang terjadi, KPK harus memeriksa semua pihak yang terkait, termasuk Bu Pur. Dan Komisi III bertanggung jawab mengawal kasus ini secara tuntas, sebab Komisi III lah yang melakukan fit and proper test dan menyetujui pengangkatan mantan Kapolda Metro Jaya itu sebagai Kapolri. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya