Berita

Henry Baskoro Hendarso (Enji)

Blitz

Enji Digarap Polisi Ayu Cuek Bebek

SABTU, 07 DESEMBER 2013 | 10:47 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Polisi mengaku serius menggarap kasus penge­royo­kan yang melibatkan Henry Baskoro Hendarso (Enji). Bila benar begitu, En­ji terancam menjadi tersang­ka. Update kasus ini sudah mampir ke telinga Ayu Ting Ting, istri Enji.

Namun, pelantun Ala­mat Palsu dan Sik Asik itu seakan tak peduli lagi dengan pria plontos yang sempat men­curi hatinya itu.

   “Kalau kalian (wartawan) lihatnya bagaimana? Saya takut salah ngomong, saya nggak mau ngasih koment­ar,” kata Ayu.


“Saya no comment ah, saya nggak mau ikut cam­pur yang bukan urusan sa­ya,” imbuhnya.

Ayu bilang lebih memu­sing­kan kesehatan bayi da­lam kandungannya ke­tim­bang mikirin kasus yang menimpa Enji.

“Yang saya khawatirin anak saya, diri saya dan ke­luarga saya saja,” jelasnya ringan.
Diketahui, Enji terlibat pengeroyokan di restoran dan bar Mezzanine Moovi­na, Plaza Indonesia, Jakarta pada Sabtu (30/11) dinihari. Hingga kemarin siang, jum­lah saksi yang diperik­sa po­lisi terus bertambah.

“Sekarang sudah 16 saksi yang diperiksa,” beber Ka­polsek Menteng, Jakarta Pusat, AKBP Budi Irawan.

Jumlah saksi bisa saja bertambah lagi mengingat pengunjung di Moovina, Tempat Kejadian Perkara (TKP) waktu itu sekitar 400 orang.

“Karena kalau saksi itu relatif. Jika ada 20 atau 25 orang bisa saja. Jadi sangat mungkin akan panggil saksi lain,” lanjut Budi.

 Enji ternyata men­datangi Mapolsek Menteng Kamis malam lalu. Padahal sebe­lum­nya, polisi bilang jad­wal pemeriksaan baru akan dilakukan Jumat kemarin. Artinya, Enji menginap di Mapolsek Menteng sejak Kamis malam.

Sayang, Budi enggan mem­­beberkan apa saja per­tanyaan yang disodorkan pe­nyidik kepada Enji. “Nanti setelah selesai kita lihat be­rapa banyak pertanyaan­nya,” ucap Budi.

“Saudara E kami periksa dalam kapasitas sebagai sak­­si. Penyidik punya we­we­nang mengubah status se­telah 24 jam. Pokoknya lihat hasil penyidikan. Ja­ngan berandai-andai, kita lihat fakta saja,” tuntasnya. ***

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya