Berita

Ferry Kurnia Rizkiyansyah/net

Politik

KPU Ingatkan Pemerintah Netral Kepada Parpol

JUMAT, 06 DESEMBER 2013 | 07:31 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengingatkan pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk bersikap netral selama penyelenggaraan kampanye Pemilu 2014.

Salah satunya memberikan kesempatan yang sama kepada kandidat dan partai politik dalam penggunaan fasilitas umum untuk penyampaian materi kampanye.

Komisioner KPU RI, Ferry Kurnia Rizkiyansyah menjelaskan, pihaknya memahami sebagian kepala daerah baik di provinsi maupun kabupaten/kota merupakan kader partai atau paling tidak diusung oleh partai politik tertentu.


"Tetapi kami berharap dalam fasilitasi kegiatan kampanye, semua parpol diperlakukan sama," ujar dia dalam rilisnya, Jumat (6/12).

Sebelumnya Ferry menerangkan, semua metode kampanye sudah diperbolehkan dipakai oleh partai politik, kecuali dua hal yakni kampanye media massa dan rapat umum. Parpol yang akan melakukan kegiatan kampanye diminta memperhatikan ketentuan kampanye sebagaimana diatur dalam peraturan KPU Nomor 1/2013 yang sudah diubah dengan peraturan KPU Nomor 15/2013.

Dalam Peraturan KPU tersebut, ada batasan jumlah peserta dalam kampenya. Untuk pertemuan terbatas hanya dapat dilaksanakan di dalam ruangan atau gedung yang bersifat tertutup. Jumlah pesertanya tidak boleh melampaui kapasitas ruangan. Untuk tingkat pusat, jumlah peserta paling banyak 1000 orang, tingkat provinsi 500 orang dan tingkat kabupaten/kota 250 orang. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya