Berita

pemberian jam komandan/rmol

Pertahanan

Silaturahmi Keluarga Besar Satgas Indo FPC Konga XXVI-E2/Unifil Harus Dijaga

135 Prajurit Diberikan Jam Komandan
RABU, 04 DESEMBER 2013 | 14:51 WIB | LAPORAN:

  Komandan Satgas Indo FPC (Force Protection Company) Kontingen Garuda (Konga) XXVI-E2/Unifil (United Nations Interim Force In Lebanon), Letkol (Inf) Yuri Elias Mamahi memberikan Jam Komandan kepada 135 personel Indo FPC di lapangan Soedirman Camp Markas Satgas Indo FPC, Naqoura, Lebanon Selatan, Selasa (3/12).
 
"Jam Komandan ini merupakan evaluasi serta pengarahan yang diberikan oleh Komandan Satgas Konga XXVI-E2/Unifil sebelum rangkaian kegiatan kepulangan seluruh personel kembali ke tanah air," jelas Wadansatgas FPC Konga XXVI-E2/UNIFIL, Mayor (Inf) Fardin Wardhana melalui pesan elektronik kepada Rakyat Merdeka Online, Rabu, (4/12).
 
Dalam amanatnya, Yuri Elias Mamahi menyampaikan ucapan terima kasih atas dedikasi, disiplin dan loyalitas yang telah ditunjukan seluruh personel Satgas Indo FPC dalam melaksanakan tugasnya mengemban misi perdamaian UNIFIL di Lebanon, sehingga dapat menghantarkan Satgas Indo FPC Konga XXVI-E2/Unifil melaksanakan tugas pokoknya dengan baik.
 

 
Ada beberapa penekanan yang disampaikan Yuri Elias Mamahi, diantaranya bidang pengamanan yaitu untuk tetap waspada di ending mission, jangan sampai lengah serta pengecekan kelengkapan administrasi, seperti Id card, pasport, dan kartu kuning kesehatan jangan sampai tertinggal pada saat penerbangan.
 
Lebih lanjut Yuri Elias Mamahi berharap, walaupun tugas misi perdamaian telah usai namun kebersamaan dan ikatan kekeluargaan yang telah terjalin dengan baik selama ini, hendaknya dipelihara hingga sekembalinya ke tanah air dan kesatuan masing-masing.

“Sekembalinya kesatuan masing-masing yang beraneka ragam baik dari Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara agar selalu menjaga silaturahmi keluarga besar Satgas Indo FPC Konga XXVI-E2/Unifil,” tandas Yuri Elias Mamahi. [rus]

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya