Berita

foto: net

Bisnis

Kesiapan Pemprov DKI Hadapi AFTA Dipertanyakan

SENIN, 02 DESEMBER 2013 | 18:19 WIB | LAPORAN:

Kesiapan Pemprov DKI Jakarta menghadapi ASEAN Free Trade Area (AFTA) 2015 dipertanyakan. Kesiapan itu penting ditingkatkan karena DKI akan menjadi pintu masuk perdagangan AFTA.

"Pemprov DKI harus menyiapkan kebijakan publik secara politik untuk melindungi pelaku usaha lokal. Karena bisa saja nanti pekerja banyak berdatangan dari luar negeri. Harus diantisipasi," ujar Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta, Sarman Simanjorang, usai acara Rembuk Provinsi (public hearing) tahap kedua, di Jakarta Pusat, Senin (2/12).

Selain itu, Sarman juga menanyakan kesiapan Pemprov DKI mengatasi barang-barang hasil produksi negara lain yang akan masuk ke Jakarta. Hal-hal semacam itu yang menurut Sarman harus dibahas dalam kegiatan Rembuk Provinsi yang digagas Gubernur DKI, Joko Widodo.


Tak hanya itu, hal lain yang harus dibahas dalam acara rembuk adalah terkait masalah perizinan. Menurutnya, selama ini pengusaha menilai tidak ada transparansi dalam birokrasi pelayanan perizinan usaha di DKI. Di sisi lain, pengusaha sangat mendukung penerapan rancangan peraturan daerah (ranperda) Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

Sayangnya, hal-hal semacam itu ternyata tidak dibahas dalam rapat tersebut. Justru, dalam rembuk provinsi kedua ini membahas topik yang sama seperti yang terjadi dalam acara rembuk provinsi yang pertama.

”Selama ini masalah perizinan di Jakarta tidak pernah jelas dan tarifnya tak jelas, kendati bentuk perizinan yang diurus itu sama,” tandas Ketua Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) DKI Jakarta itu. [ald]

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Rayakan HUT Perusahaan Lewat Santunan Anak Yatim

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:59

Polisi Geledah Rumah terkait Kasus Dugaan Korupsi Kejagung, 74 Kg Emas Diamankan

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:40

Ketahanan Energi Indonesia Masih Pincang Tanpa Ada Cadangan Strategis

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:12

Polisi Geledah 12 Titik Kasus Korupsi, Rumah Mewah Jampidsus Tidak Termasuk

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:50

Peradi Profesional Catat Rekor Kerja Sama dengan 112 Perguruan Tinggi

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:45

IPW Dukung Polri Usut Dugaan Korupsi di Lingkungan Kejagung

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:26

Yogyakarta dan Takdir Dirgantara

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:01

Kritik terhadap Pemerintah Bagian dalam Kehidupan Demokrasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:41

Pertamina Berdayakan Difabel Kampung Rajut Inspirasi Green Warrior Bandung

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:18

Polisi Sita Uang Miliaran Rupiah Usai Geledah Kafe dan Money Changer di Cipete

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:14

Selengkapnya