Berita

poto:net

Politik

Caleg Gerindra Diimbau Lakukan Komunikasi Dua Arah

SENIN, 02 DESEMBER 2013 | 15:21 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Calon legislatif (caleg) DPR Pusat dan DPRD harus lebih mendekatkan diri kepada masyarakat di daerah pemilihannya.

Kepala Bidang Kominfo DPP Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Ondy A. Saputra mengatakan, masih banyak masyarakat yang belum mengenal caleg yang maju dalam pemilu 2014. Hal itu harus disikapi oleh para caleg dengan lebih mendekatkan diri kepada masyarakat dengan melakukan aksi yang nyata.

"Bukan hanya sekedar menebar publikasi berupa spanduk di mana-mana," Ujar Ondy dalam rilisnya, Senin (2/12).


Menurut Ondy, saat ini masyarakat sudah semakin cerdas, caleg yang hanya menebar spanduk tanpa melakukan aksi nyata dan melakukan komunikasi dua arah tidak akan mendapat simpati rakyat.

"Kami terus mendorong para caleg Gerindra terus melakukan komunikasi dua arah secara aktif dengan masyarakat, serta melakukan aksi nyata yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat," terangnya.

Jika hal tersebut tidak dilaksanakan, kata Ondy, maka cita-cita untuk memenangkan pemilu legislatif dan memenangkan Prabowo Subianto sebagai presiden hanya impian belaka.

Lembaga Centre for Strategic and International Studies (CSIS) kemarin (Minggu, 1/2013) merilis, sebanyak 81 persen responden tidak mengenal siapa caleg di daerah mereka. Ada 4 hal mengapa responden memilih partai tertentu dalam pemilihan legislatif atau pemilihan presiden. Hasilnya, pertama karena caleg berkualitas sebanyak 48 persen, karena ideologi partai sebesar 23 persen, pengaruh keluarga 15,4 persen, dan pengaruh lain 13,5 persen. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya