Berita

Patrice Rio Capella/net

Politik

Takut Ganggu Pemira PKS, Nasdem Belum Jadwalkan Ketemu Anis Matta

MINGGU, 01 DESEMBER 2013 | 14:19 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Partai Nasional Demokrat (Nasdem) ingin membangun tradisi politik yang baru, dan bisa jadi contoh yang baik bagi masyarakat. Yaitu dengan melakukan komunikasi politik dengan lintas elit parpol.

"Kami ingin menunjukkan bahwa politik itu bukan menyeramkan," ujar Sekretaris Jenderal DPP Nasdem, Patrice Rio Capella kapada Rakyat Merdeka Online, Minggu (1/12).

"Kita gak bisa masing-masing ego. Kita boleh bersaing, namun itu dalam rangka kebersamaan. Dan bertemen itu bukan saling menjatuhkan," tambahnya.


Belakangan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Poloh melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie. Dan yang terakhir Surya Poloh juga berkunjung ke markas Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, di Lenteng Agung. Rangkaian pertemuan itu, kata Rio, karena ada persamaan persepsi. Misalnya dengan PDIP Perjuangan, Nasdem dan partai moncong putih itu, kata Rio, sama-sama menolak MoU KPU-Lemsaneg, dan sama-sama punya pemikiran capres ditetapkan pasca pileg 9 April 2014.

Lalu apakah Surya Poloh Cs juga akan melakukan pertemuan serupa dengan elit Partai Keadilan Sejehtera (PKS), mengingat dua partai itu sama-sama kencang mendorong penyelesaian kasus Bank Century yang sudah lama mengendap.

Ditanya soal itu kepada Rio, Ia menjelaskan, pihaknya tidak mau merepotkan Pelaksanaan Pemilihan Umum Raya (Pemira) PKS yang sedang berlangsung saat ini.

"Belum tahu apakah kita akan bertemu dengan Pak Anis Matta (Presiden PKS). Tapi untuk sekarang kita tidak mau ganggu Pelmira PKS," tandas Rio dengan tertawa kecil. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya