Berita

ilustrasi/net

Blitz

Getol Tayangkan Konflik AL Vs Farhat, KPI Panggil Trans TV

MINGGU, 01 DESEMBER 2013 | 10:39 WIB | LAPORAN:

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menyesalkan masih ada stasiun televisi yang menyiarkan perseteruan antara anak Ahmad Dhani, Ahmad Al Ghazali (Al) dan El Jalalludin Rumi (El) dengan Farhat Abbas, hingga kemarin (Sabtu, 30/11).

Komisioner KPI Pusat Bidang Isi Siaran Agatha Lily mengatakan, Jumat lalu (29/11), pihaknya telah melayangkan surat kepada stasiun-stasiun televisi untuk segera menghentikan siaran konflik tersebut.

KPI menilai stasiun televisi yang tidak mengindahkan penghentian tersebut telah mencederai kepentingan publik karena membiarkan ranah publik diisi dengan konflik yang tidak bermanfaat. Jika masih tetap menyiarkan, KPI, kata Lily, akan berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk menjadikan pelanggaran ini sebagai catatan penting dalam penilaian dan peninjauan perpanjangan Izin Penyelenggaran Penyiaran.


"Stasiun Trans TV sejak pagi kemarin (30/11) melalui progran Insert pagi, Mozaik Islam dan Insert Siang masih menyiarkan pertarungan antara anak Ahmad Dhani dengan Farhat Abbas secara provokatif dan memuat statement yang negatif," ujar dia dalam rilisnya, Minggu (1/12).

Terkait hal itu, kata Lily, KPI akan memberikan sanksi dan memanggil Trans TV pada hari Senin (2/11) pukul 13.00 WIB di kantor KPI Pusat. Jalan Gajah Mada No 8 lantai 6.

Lily menambahkan, stasiun-stasiun televisi yang telah menghentikan siaran konflik anak Ahmad Dhani dan Farhat Abbas, KPI memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya karena telah bersama-sama menjaga ruang publik ini dari siaran-siaran yang negatif. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya