Berita

Teuku Riefky/net

Politik

Fraksi Demokrat Bersyukur Mayoritas Publik Puas dengan SBY

SELASA, 26 NOVEMBER 2013 | 15:31 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Fraksi Partai Demokrat akan terus bekerja keras mengawal dan mengawasi keberhasilan program pemerintahan SBY hingga akhir kepemimpinannya di tahun 2014.

Kemarin (Senin, 25/11), Pusat Penelitian Politik LIPI merilis survei mengenai dukungan masyarakat terhadap Partai Demokrasi. Sebanyak 52,3 persen responden memberikan aspirasi positif pada pola Presiden SBY yang dinilai telah memperhatikan rakyat dalam kebijakan pembuatan UU.

"Hal ini patut disyukuri, memasuki akhir kepemimpinan, di atas 50 persen rakyat Indonesia merasa terus diperhatikan oleh pemerintahan SBY dengan kebijakan-kebijakan pro rakyat," ujar Sekretaris Fraksi Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya di Jakarta, Selasa (26/11).


Jelas dia, RUU BPJS, RUU Pendidikan Tinggi, RUU Perlindungan Pemberdayaan Tetani dan RUU Pangan, merupakan beberapa RUU pro rakyat yang telah disahkan menjadi UU pada 2013 dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Selain itu, kata Riefky, pengurangan subsidi bahan bakar minyak (BBM) pada tahun 2013 dari 306,47 triliun menjadi 299,82 triliun, dialokasikan untuk peningkatan bantuan sosial sebesar 82,48 triliun yang digunakan untuk program pro rakyat diantaranya, Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) sebanyak Rp. 9,3 triliun untuk 15,5 juta rumah tangga sasaran, Bantuan Siswa Miskin (BSM) Rp 14,1 triliun untuk 16,6 juta siswa dan mahasiswa dan prokram Bantuan Operasionel Sekolah (BOS) Rp. 1,1 triliun untuk 8,9 juta siswa.

Lalu ada program Jamkesmas Rp. 8,1 triliun untuk 86,4 juta jiwa, PNPM Mandiri Rp. 11,48 triliun untuk 5146 kecamatan, pedesaan, 10922 kelurahan, dan Program Keluarga Harapan (PKH) Rp. 3,6 triliun untuk 2,4 juta keluarga.

"Serta dana cadangan penanggulangan bencana alam Rp 2,3 triliun," tandasnya. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya