Berita

FOTO:RMOL

Bisnis

Sindikat Pencuri Puluhan Mobil Diringkus

SENIN, 25 NOVEMBER 2013 | 19:11 WIB | LAPORAN:

Polisi mengungkap sindikat pencurian dengan pemberatan kendaraan roda empat yang beroperasi di wilayah hukum Polda Metro Jaya periode Oktober sampai November 2013.

Delapan pelaku dengan peranan masing-masing dalam sindikat ini berhasil ditangkap. Atas inisial AMD, WRS, WHD, MHD, RSD, AZ, JUL, dan FR.

"Para pelaku melakukan pencurian dengan pemberatan dengan target mobil yang dianggap aman," ujar Kepala Subdit Ranmor Dit Reskrimum AKBP Audie S. Latuheru, Senin (25/11).


Dia menjelaskan, para pelaku melakukan pencurian dengan cara memutus alarm mobil, mengebor lubang kunci dan lubang pintu kemudian membawa kabur kendaraan. Sindikat ini biasa beroperasi di wilayah Jakarta sampai Cirebon, Jawa Barat. Pelaku tak segan melakukan perlawanan dengan membawa senjata tajam saat beraksi.

Selain itu, ada juga pelaku yang menggunakan modus sebagai supir pribadi. Dengan cara melamar kerja sebagai supir pribadi untuk kemudian membawa kabur mobil majikannya.

"Pelaku melamar sebagai supir pribadi dari iklan di koran. Kemudian membawa lari kendaraan setelah dipercaya antar jemput majikannya," jelas Audie.

Dari sindikat ini disita sebanyak 38 unit mobil hasil curian dari berbagai merk dan tahun pembuatan. Mulai dari Toyota Avanza hingga Toyota Alphard. Mobil-mobil hasil curian dioper ke pelaku AZ yang menjadi penadah di wilayah Tasikmalaya, Jawa Barat.

Barang bukti yang disita dari sindikat ini antara lain empat buah obeng, satu kunci letter T ukuran kecil, satu kunci letter T ukuran besar, empat buah mata bor ukuran 6 milimeter, satu gunting kabel, satu alat bor elektrik, satu besi pipa ukuran 30 centimeter, dan satu clurit ukuran besar.

Para pelaku dijerat pasal 363 dan pasal 480 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman di atas delapan tahun penjara.[wid]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

UPDATE

Uang Tunai Rp476 Miliar, Emas Batangan, Dokumen dan Foto Keluarga Disita dari Rumah di Sentul

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:24

Beredar Kabar Mantan Sekjen MPR Maruf Cahyono Hari Ini Ditahan

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:15

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Audit BPK Pemkab Muara Enim

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:11

ASN PPPK Layak Peroleh Jaminan Pensiun

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:09

Koruptor Berkedok Penegak Hukum Pengkhianat Terbesar Bangsa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:07

Tanya Seputar Jaksa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:00

Respons Santai Usulan Jawa Barat jadi Tatar Sunda, DPR: Fokus Kerja Sajalah!

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:57

MPR dan MK Sepakat Tak Saling Intervensi Kewenangan Lembaga

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:41

Masih Digodok DPR, Publik Diminta Tak Khawatir Usulan Kenaikan BPIH 2027

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:31

KPK Sita 12 Ribu Dolar Singapura dari Ketua DPRD Kuansing

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:22

Selengkapnya