Berita

Akbar Tandjung

Wawancara

WAWANCARA

Akbar Tandjung: ‘Golkar Perjuangan’ Kacaukan Perjuangan Menangkan Pemilu

MINGGU, 24 NOVEMBER 2013 | 09:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Munculnya wacana ‘Golkar Perjuangan’ dalam Rapimnas Partai Golkar hanya mengacaukan perjuangan untuk menangkan Golkar dalam Pileg 2014.

“Nggak ada Golkar Perjuangan. Kami hanya satu, yakni Partai Golkar,’’ tegas Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar kepada Rakyat Merdeka, di sela-sela Rapimnas Partai Golkar, Jakarta, kemarin.

Seperti diketahui, munculnya wacana Golkar Perjuangan itu karena pengurus DPD Tingkat II (kabupaten/kota) tidak diundang mengikuti Rapimnas Partai Golkar.


Akar Tandjung selanjutnya mengatakan, pengurus DPD Tingkat II Partai Golkar seluruh Indonesia tetap solid mendukung Partai Golkar meski mereka tidak diundang.

“Kalau kita tidak solid, bagaimana bisa menangkan Pileg. Wacana Golkar Perjuangan itu hanya kacaukan perjuangan menjadi pemenang dalam Pileg 2014,’’ kata Akbar.

Berikut kutipan selengkapnya;

Nggak mungkin terjadi wacana itu?
Itu nggak mungkin. Partai Gokar akan pecah konsentrasinya jika di tengah perjuangannya memenangkan Pileg dan Pilpres 2014 muncul wacana seperti itu. Apalagi kalau sampai memperebutkan posisi Ketua Umum.

Bagaimana kalau wacana pergantian ketua umum terus diwacanakan?
Kalau terus disuarakan, tentu ini bisa mengganggu. Makanya kami harus fokus menangkan Pemilu 2014 saja.

Siapa pun yang berkeinginan menjadi Ketua Umum Golkar tidak menjadi persoalan. Hanya saja terlalu pagi  bila dari  sekarang dibicarakan.
 
Apa salah kalau ada yang menyatakan siap menjadi ketua umum?
Tidak. Kalau mengenai adanya orang berminat jadi ketua umum Partai Golkar, silakan saja. Tapi tunggu waktunya.
 
Kapan?
Tentu saat penyelenggaraan Munas berikutnya. Kalau sekarang bicara perebutan kursi ketua umum, ya terlalu itu.

Kalau wacana itu disuarakan, apa Partai Golkar pecah?
Saya khawatir kalau itu diangkat dan disuarakan terus tentu akan mengganggu soliditas dan konsentrasi kami dalam memenangkan Golkar.

Kabarnya ada yang usulkan Munaslub  pergantian kepemiminan  egera terjadi, ini bagaimana?
Kita kan memang harus melihat AD/ART. Setiap organisasi berpegang pada AD/ART, sama seperti negara berpegangan pada konstitusi. Sekarang ini kami konsentrasi untuk menang dalam pileg.

Apa yakin menang?
Itu yang diperjuangkan. Tentu harus  bertarung dengan PDI Perjuangan, Partai Demokrat,  Gerindra, Hanura, ditambah lagi partai baru yakni Partai Nasdem. Mereka semua kami anggap sebagai kompetitor yang harus diperhitungkan.

Makanya kami harus kerja keras. Para senior, sesepuh dan kader partai harus melakukan kerja keras.

Kalau tidak menang, bagaimana?
Kalau tidak tercapai, tentu dilakukan evaluasi untuk mencari penyebabnya.  Tapi kami berusaha dulu sekuat tenaga mencapai target tersebut.

 O ya, senior Partai Golkar tidak setuju Aburizal Bakrie jadi capres, tanggapan Anda?
Ini kan negara demokrasi, orang bebas menyampaikan pendapat. Tentu pendekatannya secara organisatoris, melalui forum-furum resmi. Rapimnas ini adalah forum resmi. Kalau berbeda tidak jadi soal. Tapi kami memiliki kepentingan yang sama.  ***

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Transformasi Besar-besaran Prabowo Bikin Banyak Orang Kaget

Minggu, 21 Juni 2026 | 14:14

Wapres AS Tiba di Swiss untuk Perundingan Damai dengan Iran

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:50

KPK Ungkap Modus Pinjam Bendera di Proyek Gedung Pemkab Lamongan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:19

Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-65 untuk Jokowi Lewat Instagram

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:05

Tidak Kena Pajak Daerah, Lapangan Golf Senayan Ottolima Layak Dievaluasi

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:04

Pemerintah Sambut Kritik Mahasiswa sebagai Penyempurna Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:00

Nanik S. Deyang Dituntut Audit Total BGN dan Program MBG

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:32

Pemerintah Harus Siapkan Solusi Jangka Panjang Usai Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24

KPK-Pemprov DKI Sebarkan Pesan Antikorupsi Lewat Halte Setiabudi Integritas

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22

Seskab dan Kepala BNN Diskusikan Ancaman Peredaran Narkoba Lewat Vape

Minggu, 21 Juni 2026 | 11:59

Selengkapnya