Berita

ilustrasi/net

Erupsi Sinabung Beriringan, Empat Desa Dikosongkan

MINGGU, 24 NOVEMBER 2013 | 06:28 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merekomendasikan empat desa harus dikosongkan akibat terjadinya erupsi Gunungapi Sibanung yang beruntun di Karo, Sumatera Utara.

"Desa Kutagunggung, Kutarakyat, Sigarang-garang dan Sukanalu harus dikosongkan segera," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho menerangkan dalam rilisnya tadi malam, (Sabtu, 23/11).

Sutopo menerangkan, erupsi terjadi tadi malam (23/11), yaitu pukul 21.26 Wib, 21.38 Wib, dan 22.02 Wib. Sementara arah angin utara timur laut, dan disertai dengan hujan batu kecil.


"TNI beserta aparat lain sedang mengerahkan armada truk menuju sasaran melaksanakan evakuasi warga," jelasnya.

Pada Kamis sore, (22/11) jumlah pengungsi sudah mencapai 6.301 jiwa (1.983 KK). Diperkirakan Sabtu malam (23/11) akan bertambah karena proses evakuasi sedang berlangsung dari emat desa, Kutagunggung, Kutarakyat, Sigarang-garang dan Sukanalu.

Berikut sebaran pengungsi musibah Gunungapi Sinabung, Desa Mardinding di Los pekan T. Nderket (278 KK 940 jiwa), Desa Sukameriah GBKP Payung (89 KK 314 jiwa), Mesjid Peyung  (37 KK 111 jiwa), Desa Bekerah dan Desa Simacem di Los N, Teran (170 Kk 518 jiwa), Sentrum (151 Kk 448 jiwa), GBKP Simp VI (  141 Kk 433 jiwa), Serba Guna KNPI ( 137 Kk 505 jiwa), dan Klasis GBKP (113 Kk 330 jiwa).

Selanjutnya di GBKP Kota (259 KK 751 jiwa), Paroki jln Irian (176 Kk 570 jiwa), Mesjid Agung (136 Kk 519 jiwa), GPDI Indokum Siroga Simp IV (64 Kk 161 jiwa), GBKP Simp Katepul (76 Kk 218 jiwa), GBKP Asrama Kodim (56 Kk 161 jiwa), Kantor ASAP (18 Kk 54 Jiwa), dan Masjid Istiqrar B. Tagi (82 KK 268 jiwa). [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya