Berita

ilustrasi/net

Hukum

Petroleum Fund Perkuat Posisi Tawar Indonesia

SABTU, 23 NOVEMBER 2013 | 17:09 WIB | LAPORAN:

Salah satu poin revisi UU Migas adalah adanya alokasi dana APBN hasil migas yang dianggarkan untuk memperkuat data cadangan minyak dan gas di Indonesia. Nilai alokasi dana bernama petroleum fund itu ialah sebesar 10 persen dari penghasilan sektor migas.

"Sehingga data yang dimiliki negara valid dan itu akan menguatkan posisi tawar Indonesia terhadap kontraktor," jelas Anggota Komisi VII DPR Satya Widya Yudha dalam diskusi 'Gilas Mafia Migas' di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (23/11).

Menurutnya hal ini menjadi penting karena selama ini pemerintah hanya menyerahkan segalanya kepada kontraktor tanpa mengetahui potensi ekonomi suatu sumber migas.


Politisi Golkar ini juga menyebutkan tujuan lain revisi UU Migas adalah peningkatan pengawasan sistem pengelolaan migas. Namun, hal itu perlu diiringi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia pengawasnya, yakni SKK Migas.

"Pengawasnya harus lebih pintar daripada yang diawasi (kontraktor)," pungkas Satya. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya