achmad rubaie/net
achmad rubaie/net
Pertama, mengawasi pelaksanaan semua kewenangan MK dan wewenang pengawasan itu diserahkan kepada KY. Kedua, dalam soal memutus perkara, UU MK mengatur batas hakim MK membuat putusan yang bersifat ultra petita atau putusan yang melebihi apa yang dimohon kecuali putusan tersebut masih berkait dengan pokok perkara.
"Antisipasi pertama dimaksudkan DPR agar hakim MK tetap terjaga posisinya sebagai negarawan yang terpuji dan berintegritas yang memang menjadi syarat bagi mereka duduk sebagai hakim MK," jelas anggota DPR RI Achmad Rubaie kepada Rakyat Merdeka Online (Rabu, 20/11).
Populer
Senin, 21 September 2026 | 03:25
Minggu, 20 September 2026 | 14:18
Minggu, 20 September 2026 | 18:58
Jumat, 25 September 2026 | 14:51
Jumat, 25 September 2026 | 22:39
Senin, 21 September 2026 | 13:33
Sabtu, 26 September 2026 | 02:36
UPDATE
Senin, 28 September 2026 | 08:30
Senin, 28 September 2026 | 08:12
Senin, 28 September 2026 | 07:52
Senin, 28 September 2026 | 07:38
Senin, 28 September 2026 | 07:07
Senin, 28 September 2026 | 07:05
Senin, 28 September 2026 | 06:47
Senin, 28 September 2026 | 06:42
Senin, 28 September 2026 | 06:20
Senin, 28 September 2026 | 05:54