Berita

ilustrasi

Bisnis

Produsen Sawit Diminta Tak Bergantung Pada Negara Lain

SENIN, 18 NOVEMBER 2013 | 10:20 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Dianggap mandul memperjuangkan kepentingan minyak sawit di Eropa dan Amerika, Malaysian Palm Oil Association (MPOA) rencananya hengkang dari keanggotaan Rountable Sustainable Palm Oil (RSPO).

Hal itu disampaikan Ketua Komisi Minyak Sawit Indonesia (KMSI) Rosediana Soeharto dan Sekjen Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Asmar Arsyad. “MPOA memang mau keluar (dari RSPO),” kata Rosediana, kemarin.

Sekjen Apkasindo Asmar Arsyad menilai, RSPO tidak lagi kredibel karena dua asosiasi produsen sawit terbesar, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) dan MPOA sudah hengkang. RSPO memang dapat berjalan seperti biasa, tetapi anggotanya sebagian besar dari Gapki dan MPOA.


Kendati begitu, Asmar menyayangkan hingga saat ini masih ada anggota Gapki yang masih tercatat sebagai anggota RSPO.

“Itu menunjukkan mereka tidak kompak. Apkasindo pernah mengatakan agar menyetop ekspor minyak sawit ke Eropa dan Amerika. Sebagai gantinya, pengusaha bisa mencari pasar baru yang lebih kompetitif dan tidak macam-macam,” ungkapnya.

Menurut dia, keluarnya MPOA dari RSPO tersebut tidak mengherankan mengingat policy and criteria (PNC)-nya tinggi karena memasukkan hak asasi manusia (HAM), pestisida, korupsi, dan pekerja anak.

“Kalau bicara lingkungan, semua berbicara sama. Menjaga lingkungan dan tanah adat bagus, tetapi janji RSPO tidak pernah dibuktikan,” tegasnya.

Janji yang tidak terpenuhi tersebut salah satunya yaitu tidak terbuktinya harga premium untuk tandan buah segar (TBS) dan minyak sawit. Di sisi lain, petani membutuhkan biaya besar untuk memperoleh sertifikat RSPO. Akibatnya, saat ini tidak ada petani swadaya yang mampu memperoleh sertifikat itu.
 
Ketua Eksekutif MPOA Dato’ Makhdzir Mardan ketika dikonfirmasi menjawab diplomatis. Dia mengatakan produsen sawit tidak boleh bergantung kepada negara lain, tapi harus bergantung kepada kemampuan sendiri.

“Kita jangan serahkan masa depan kita kepada orang lain, karena mereka yang akan menentukan semuanya,” kata Mardan.

Keberadaan RSPO, kata dia, agar produsen sawit di Malaysia tidak menggantungkan nasibnya kepada Eropa dan Amerika Serikat. Pembentukan RSPO tersebut karena produsen sawit Malaysia yang selama ini menjadi anggota merasa tidak nyaman berada di organisasi tersebut. ***

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

UPDATE

Uang Tunai Rp476 Miliar, Emas Batangan, Dokumen dan Foto Keluarga Disita dari Rumah di Sentul

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:24

Beredar Kabar Mantan Sekjen MPR Maruf Cahyono Hari Ini Ditahan

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:15

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Audit BPK Pemkab Muara Enim

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:11

ASN PPPK Layak Peroleh Jaminan Pensiun

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:09

Koruptor Berkedok Penegak Hukum Pengkhianat Terbesar Bangsa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:07

Tanya Seputar Jaksa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:00

Respons Santai Usulan Jawa Barat jadi Tatar Sunda, DPR: Fokus Kerja Sajalah!

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:57

MPR dan MK Sepakat Tak Saling Intervensi Kewenangan Lembaga

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:41

Masih Digodok DPR, Publik Diminta Tak Khawatir Usulan Kenaikan BPIH 2027

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:31

KPK Sita 12 Ribu Dolar Singapura dari Ketua DPRD Kuansing

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:22

Selengkapnya