Berita

Prabowo Janji Pimpin Demo Kalau Rudy-Helmi Korupsi

KAMIS, 14 NOVEMBER 2013 | 14:38 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto memberikan dukungan penuh terhadap pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Garut, Rudy Gunawan-Helmi Budiman dalam pemungutan suara putaran II Pilkada Garut pada 17 November 2013 nanti.

Prabowo yang memberikan dukungan penuh terhadap pasangan Rudi-Helmi tersebut adalah bentuk kepeduliannya dalam menyiapkan pemimpin-pemimpin yang terbaik untuk ditawarkan kepada rakyat melalui mekanisme demokrasi.

"Saya kenal Pak Rudi sudah lama di HKTI, saya komit dan yakin pada Pak Rudi, bahwa dia adalah salah satu pemimpin yang terbaik untuk kabupaten Garut dan bahkan bisa jadi kapasitasnya lebih dari itu di masa depan," kata Prabowo dalam keterangan pers seperti disampikan Media Center Prabowo Subianto kepada wartawan di Jakarta, Kamis (14/11).


Prabowo mengatakan jika Rudi dan Helmi terpilih dan memenangkan Pilkada Garut lalu terlibat korupsi dalam masa pemerintahannya, maka tak segan-segan akan memimpin aksi demonstrasi untuk menurunkannya.

"Saya siap memimpin demo turunkan Rudi jika Korupsi. Tapi saya yakin, dia tidak akan korupsi. Saya kenal dia sudah lama. Makanya saya yakin" imbuhnya. 

Prabowo juga menyampaikan dan mengingatkan kepada calonnya tersebut pelajaran yang pernah ia terima dari dua tokoh yang banyak membentuk sikap politiknya tersebut yakni mantan Gubernur Jawa Timur Muhammad Nur dan mantan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Ben Mboy.

Muhammad Nur yang sangat dikagumi oleh warganya pernah berpesan kepada Prabowo bahwa menjadi pemimpin tugasnya adalah 'yen wong cilik iso gemuyu (jika orang kecil bisa tersenyum). Sedangkan Ben Mboy mengajarkan kepada Prabowo bahwa modal menjadi seorang pemimpin adalah love your people and use your common senses alias cintai rakyatmu dan gunakan akal sehat.

Selain itu mantan Danjen Kopassus ini juga mengingatkan kepada pasangan calon bupati dan wakil bupati Garut tersebut untuk mewaspadai lima menit terakhir pada saat pemilihan digelar terkait adanya praktek-praktek serangan fajar yang bisa merubah perolehan suara nantinya.

"Dulu saat saya masih menjadi prajurit ada ajaran waspada 5 menit terakhir yang artinya kita jangan lengah di saat-saat terakhir," terangnya.

Prabowo juga mengimbau masyarakat Garut yang akan melalukan pesta demokrasi pada minggu 17 November mendatang tidak terprovokasi terhadap serangan fajar untuk mempengaruhi pilihan.

"Kalau kalian di kasih uang entah serangan serangan fajar, uang cendol, uang ngarit atau apalah istilahnya oleh calon tertentu terima saja, tapi jangan pernah merasa balas budi. Itu uang kalian, uang rakyat. Pilihlah sesuai hati. Ingat salah memilih kita akan merasakan lima tahun yang menyengsarakan," ujarnya.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya