Berita

PT PLN (Persero)

Bisnis

PLN Siap Naikkan TDL Tahun Depan

SELASA, 12 NOVEMBER 2013 | 09:50 WIB

PT PLN (Persero) mengatakan kesiapannya melaksanakan keputusan pemerintah yang akan menaikkan tarif dasar listrik (TDL) pada 2014.

Untuk diketahui, kenaikan itu berlaku untuk pelanggan menengah ke atas seperti golongan bisnis, pemerintah dan industri.

Direktur Utama PLN Nur Pamudji mengatakan, saat ini PLN sedang menunggu hasil rapat antara Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Komisi VII DPR.


“Kami menunggu keputusan Komisi VII. Itu kan belum diputuskan, jadi masih nunggu sidang 17 November,” kata Nur di Jakarta, kemarin.

Menurutnya, jika pemerintah dan DPR sepakat, PLN selaku badan usaha yang ditunjuk pemerintah dalam menyalurkan listrik, siap melaksanakan keputusan tersebut.

“Tinggal melaksanakan, tarif lisitrik itu ditentukan oleh pemerintah atas persetujuan DPR. PLN tinggal melaksanakan,” tegas Nur.

Menteri ESDM Jero Wacik mengatakan, pemerintah merencanakan kenaikan TDL khusus bagi empat golongan pelanggan pada 2014. “TDL empat pelanggan tersebut naik hingga ke harga keekonomiannya,” kata Wacik.

Ia mengatakan, kenaikan tarif akan diberlakukan bagi golongan rumah tangga besar (R3) dengan daya 6.600 VA ke atas, bisnis menengah (B2) dengan daya 6.600-200.000 VA, bisnis besar (B3) dengan daya di atas 200 kVA, dan kantor pemerintah sedang (P1) dengan daya 6.600-200.000 VA.

Menurut Wacik, pihaknya akan membahas lebih rinci lagi kenaikan tarif empat golongan tersebut dengan Komisi VII DPR. Penerapan penyesuaian tarif listrik berlaku apabila terjadi perubahan indikator makro yaitu kurs, harga minyak dan inflasi. ***

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

UPDATE

Uang Tunai Rp476 Miliar, Emas Batangan, Dokumen dan Foto Keluarga Disita dari Rumah di Sentul

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:24

Beredar Kabar Mantan Sekjen MPR Maruf Cahyono Hari Ini Ditahan

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:15

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Audit BPK Pemkab Muara Enim

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:11

ASN PPPK Layak Peroleh Jaminan Pensiun

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:09

Koruptor Berkedok Penegak Hukum Pengkhianat Terbesar Bangsa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:07

Tanya Seputar Jaksa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:00

Respons Santai Usulan Jawa Barat jadi Tatar Sunda, DPR: Fokus Kerja Sajalah!

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:57

MPR dan MK Sepakat Tak Saling Intervensi Kewenangan Lembaga

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:41

Masih Digodok DPR, Publik Diminta Tak Khawatir Usulan Kenaikan BPIH 2027

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:31

KPK Sita 12 Ribu Dolar Singapura dari Ketua DPRD Kuansing

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:22

Selengkapnya