Berita

Hukum

Ridwan Hakim Menyarankan Hakim Tipikor Menghadirkan Sengman di Persidangan

SENIN, 11 NOVEMBER 2013 | 16:48 WIB | LAPORAN:

Ridwan Hakim, putra Ketua Majelis Syuro DPP PKS Hilmi Aminuddin, bosan dimintai keterangan mengenai pembicaraan melalui sambungan telepon antara dirinya dengan Ahmad Fathanah soal uang Rp 40 miliar dari PT Indoguna Utama yang diterima Sengman Tjahya oleh Mejalis Hakim Tipikor.

"Ini sering ditanyakan ke saya dan sudah diputar berkali-kali ini oleh KPK. Dan saya berkali-kali bilang angka 40 ini kan Fathanah yang bicara. Tanyakan saja ke dia," kata Ridwan menjawab pertanyaan hakim saat bersaksi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (11/11).

Ridwan kesal karena pertanyaan seputar itu kembali diutarakan hakim padahal dalam persidangan sebelumnya sudah dilontarkan. Karenanya, dia menyarankan hakim untuk menanyakannya langsung kepada Sengman.


"Kan saya sudah sangkal, tapi ditanya-tanya terus. Atau hadirkan saja orang yang bawa uangnya (Sengman Tjahya)," terang dia.

Dalam percakapan antara Ridwan dan Fathanah yang disadap KPK, Fathanah mengatakan bahwa PT Indoguna sudah menyerahkan Rp 40 miliar kepada Sengman melalui Elda Daviane Adhiningrat atau mantan Ketua Asosiasi Perbenihan Indonesia. Uang Rp 40 miliar itu disebut  akan diberikan kepada Hilmi Aminuddin.

Dalam sidang sebelumnya, saat bersaksi untuk Fathanah, Ridwan juga mengungkapkan bawa Sengman yang dimaksud dalam percakapan dengan Fathanah merupakan utusan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

"Waktu saya diputarkan (rekaman) ini di penyidikan KPK, saya jelaskan Bapak Sengman ini setahu saya ini utusan Presiden kalau datang ke PKS," kata Ridwan, Kamis 29 Agustus lalu. [dem]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

SGU Gandeng Poltek SSN Perkuat Pendidikan Siber Keamanan

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:09

Jokowi Bohong soal 54 Kali Ajak Makan Siang PKL Solo

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:02

Sentralisasi Hambat Otonomi Daerah

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:49

Kejagung Periksa Tujuh Saksi Kasus TPPU Febrie, Empat Penyidik Polri

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:05

Terungkap Jokowi Ikut Dirikan Gerindra di Solo Jelang Pemilu 2009

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:00

Satgas Jaga Jakarta dan FKDM Jangan Loyo Antisipasi Tawuran Warga

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:28

Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Pengedar Etomidate

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:24

Beredar Hasil Survei 32 Capres 2029

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:02

DKPP Putus Perkara Helikopter KPU pada 29 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:23

GOR Ciracas Diserbu 3.190 Pelamar Kerja

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:05

Selengkapnya