Berita

FOTO:NET

Bisnis

Ditegaskan, Telkom Tetap Bermain di Bisnis Media

SENIN, 11 NOVEMBER 2013 | 12:10 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) menegaskan tetap bermain di bisnis media walau telah menjual sahamnya sebesar 80 persen di operator TV berbayar TelkomVision ke CT Corpora belum lama ini.

"Telkom tetap bermain di media. Posisi sebagai Telecommunication, Information, Media, Edutainment, dan Services (TIMES) itu tak berubah," tegas VP Public Relations Telkom Arif Prabowo, di Jakarta, Senin (11/11).

Diungkapkannya, Telkom memiliki banyak unit atau anak usaha yang bermain di media seperti MelOn, Plasa.com, UseeTV, dan lainnya. Banyak yang beranggapan TelkomVision dilepas, maka Telkom tak bisa bermain di media. Padahal Telkom masih punya UseeTV yang siap menyambut era konvergensi.


UseeTV adalah layanan Internet Protocol TV (IPTV) dengan kekuatan pada TV on demand atau Video On Demand yang memungkinkan pelanggan   bisa menikmati tayangan TV yang telah disiarkan sampai tiga hari kebelakang. Saat ini portal useetv.com telah memiliki lebih dari 1 juta registered user dan 26 juta page view.

Menurutnya, hal yang harus dipahami dalam bisnis media ke depan itu ada tiga isu yakni Connectivity, Convergence, dan Content. Di era digitalisasi di mana konten dapat diakses melalui layar ketiga  seperti smartphone dan tablet akan berdampak pada cara produksi dan distribusi konten.

Hal itu bisa dilihat dari meroketnya  nilai bisnis mobile advertisement pada 2018 mencapai 40 miliar dolar AS, dan dari m-commerce mencapai 235 miliar dolar AS pada 2013 dan akan mencapai 721dolar AS pada 2017 secara global.

"UseeTV ini ada menjawab tantangan tersebut, karena ini bisnis media masa depan di Indonesia," jelasnya.

Sebelumnya, CT Corpora melalui anak usahanya Trans Corpora  berhasil menguasai 80 persen saham TelkomVision pada 8 Oktober 2013 dengan nilai transaksi Rp 926,5 miliar.

Konsekuensi  dari transaksi ini adalah Telkom hanya menyisakan 20 persen  kepemilikan di operator TV berbayar tersebut. Pelepasan saham mayoritas TelkomVision ke CT Corpora hal yang bijaksana dilakukan Telkom. Telkom juga sebaiknya secepatnya memproses pelepasan sebagian saham di anak usaha yang bergerak di bisnis menara atau bisa kehilangan momentum. Riset Morgan Stanley pada akhir September 2013 juga menyebutkan, konsolidasi di industri telekomunikasi Indonesia akan menekan bisnis menara dalam jangka pendek karena operator akan memangkas belanja modalnya demi efisiensi.

Seperti diketahui, anak usaha Telkom di bisnis menara adalah Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel). Telkom telah menunjuk Barclays Capital untuk membantu tender pelepasan sebagian saham anak usaha yang ditaksir memiliki nilai korporasi sebesar Rp 3 triliun itu.[wid] 

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya