Berita

ilustrasi/net

Politik

DPR, Segera Sahkan RUU Bela Negara!

MINGGU, 10 NOVEMBER 2013 | 21:55 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Rendahnya rasa nasionalisme dapat mengarah kepada makin membesarnya disintegrasi. Dalam membangun jiwa nasionalisme di kalangan pemuda Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) mendesak DPR untuk segera mengesahkan Rancangan Undang-undang (RUU) Bela Negara, yang saat ini tengah digodok di legislatif.

"Dalam tata kelola bela Negara secara utuh, kita (KNPI) meminta DPR Segera mengesahkan RUU Bela Negara dan mengimplementasikannya secara utuh," kata ketua DPD KNPI DKI Jakarta Dody Rahmadi Amar saat menggelar wisata kebangsaan di Jakarta, Minggu (10 November 2013)

Isu sentral yang berhembus saat ini, kata Dody, membuktikan bahwa rendahnya rasa nasionalisme dikalangan pemuda. Menurutnya, rendahnya tata kelola Bela Negara disebabkan oleh kurangnya perhatian pengelola Negara terhadap pemuda,


"Kuncinya lembaga tinggi Negara sepakat mengimplementasikan segera bela Negara, agar rasa nasionalisme dapat diterapkan," ungkap Dody.

Diyakini Dody, dengan disahkannya RUU Bela Negara oleh DPR dapat memperkuat ketahanan nasional menjadi kuat. Tumbuhnya rasa nasionalisme di kalangan pemuda dapat mencegah gangguan stabilitas nasional yang mampu menjaga kelangsungan bangsa Indonesia kedepan.

Dirinya juga menjelaskan soal perspektif bela Negara yang dipahami saat ini, yakni berperan ketika ada gangguan dari luar. Namun, jika tidak ada gangguan dari luar, bela Negara seutuhnya adalah bagaimana menghadapi ancaman dari dalam negeri sendiri, seperti ketidak adilan, terorisme, perbedaan budaya dan faktor lainnya.

Pentingnya bela Negara lanjut dody, maka pengesahan UU Bela Negara sifatnya mendesak. Selain mendesak DPR untuk segera mengesahkan RUU Bela Negara, KNPI juga meminta program bela Negara yang bias membangkitkan nasionalisme dilakukan sejak usia dini.

Sementara itu, acara wisata kebangsaan 2013 di ikuti ratusan anggota dan pengurus KNPI DKI Jakarta. Dalam kegiatan tersebut, KNPI mengunjungi lokasi wisata sejarah seperti Monas, musium sumpah pemuda dan gedung Joang 45. Dalam kegiatan ini, KNPI juga memberikan santunan dana kepada keluarga veteran yaitu Ny. Oetari Soejanto, Ny. Truus Sarjono, Ny. Sutarti Sukarno dan Ny. Rusmini Kusyaini.

"Melalui kegiatan ini, kita ingin memupuk rasa nasionalisme kepada pengurus KNPI dan OKP. Sekaligus mengenang jasa para pahlawan," tutur Dody.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya