Berita

Politik

Capres Hasil Konvensi Rakyat Akan Ditawarkan ke Parpol

MINGGU, 10 NOVEMBER 2013 | 16:16 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Peraturan di Indonesia, pencalonan presiden diusung oleh partai politik (parpol) atau gabungan parpol yang lolos ambang batas pencalonan presiden. Calon presiden tidak bisa diunsung oleh perorangan atau kelompok secara independen.

Demi menghormati peraturan ini, kandidat calon presiden yang terjaring dalam Konvensi Rakyat Capres RI 2014 juga harus diusung melalui partai.

Begitu tutur Ketua Komite Konvensi Rakyat Salahuddin Wahid saat meluncurkan konvensi tersebut di Gedung Joang '45, Jalan Menteng Raya No. 31 Jakarta, Minggu (10/11).


"Kalau sudah ada calon yang baik, kami akan mengkomunikasikan dengan partai kecil maupun menengah yang belum memiliki calon," ujar pria yang akrab disapa Gus Solah ini.

Itu pula yang mendasari adanya survei dalam konvensi ini. Survei, lanjut Gus Solah, bertujuan agar calon dari konfensi rakyat bisa lebih terukur saat akan diusung ke parpol. Sehingga parpol memiliki pertimbangan yang matang dalam memutuskan apakah ingin mengusung atau tidak.

"Seandainya kami komunikasikan dan ada yang mau, ya silakan diusung," tambah adik kandung mantan Presiden Abdurrahman Wahid tersebut.

"Makanya, kami targetkan Januari seleksi selesai dan Februari bisa mengadakan survei," tandasnya.[dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya