Berita

Rachmawati Soekarnoputri/net

Putri Bung Karno Hadiri Upacara Hari Pahlawan di Blitar

MINGGU, 10 NOVEMBER 2013 | 12:00 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Peringatan Hari Pahlawan dilakukan Partai Nasdem di Lapangan Kapunden, Blitar, Minggu (10/11). Bertindak sebagai inspektur upacara adalah Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh.

Upacara dihadiri sedikitnya 3.000 orang yang terdiri dari fungsionaris, kader, dan simpatisan Partai Nasdem. Upacara juga dihadiri putri Presiden RI pertama, Rachmawati Soekarnoputri, yang juga menjabat Ketua Dewan Pertimbangan Partai Nasdem.

Hadir juga anggota Dewan Pertimbangan DPP Partai Nasdem Nono Sampono dan Ketua Dewan Pertimbangan DPW Partai Nasdem Jawa Timur, Hasan Aminudin.


Pukul 09.30 WIB Surya Paloh memimpin Hening Cipta. Prosesi upacara Hari Pahlawan ini dilakukan secara hikmat seluruh peserta upacara.

Dia berpidato, Indonesia tiga setengah abad hidup di dalam penjajahan yang menghilangkan kebebasan, termasuk kebebasan berbicara. Harus terus diingat bahwa pejuang bangsa mengorbankan jiwa raganya untuk kemerdekaan. Kemerdekaan bukan hadiah dari penjajah, tapi pejuang kemerdekaan yang memperjuangkannya sehingga Indonesia sekarang bisa sejajar dengan bangsa-bangsa dunia lainnya.

Surya menyebutkan, pergerakan kemerdekaan ini masih terus berlanjut dengan menjaga cita-cita kemerdekaan agar tidak diselewengkan.

"Harus berdiri tegak. Upaya-upaya melakukan kebodohan bagi anak-anak bangsanya sendiri adalah musuh bagi kita yang memperjuangkan cita-cita kemerdekaan," ujarnya.

Semangat patriotisme dan nasionalisme, kata Surya, harus tetap ada di dada anak-anak Indonesia. Indonesia bisa lebih hebat, tapi dibutuhkan pemimpin yang memiliki ketauladan, yang mau melayani bukan ingin dilayani.

"Di hari bersejarah ini, di Blitar ini di mana dimakamkan Proklamator kita Bung Karno, kita bertekad dan berikrar, siap menjalankan amanat Bung Karno," tegas Surya dengan penuh semangat.

Dalam upacara tersebut Surya Paloh juga berkesempatan memberikan cinderamata kepada 5 pelaku sejarah yang ada di Blitar. Dan memberikan bibit cengkeh kepada 150 petani cengkeh di Blitar. [rus]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya