Berita

akil mochtar/net

Hukum

Pemberi Gratifikasi Akil Mochtar Masih Misterius

SABTU, 09 NOVEMBER 2013 | 10:41 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sampai saat ini masih menelusuri siapa pemberi hadiah (gratifikasi) bekas Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Akil Mochtar, yang diduga berkaitan dengan sengketa pilkada di Palembang dan Kabupaten Empat Lawang.

"Itu sedang didalami penyidik," kata jurubicara KPK, Johan Budi Sapto Prabowo melalui pesan elektronik, Sabtu (9/11).

Johan bahkan belum mau berspekulasi mengenai pihak pemberi itu berasal dari kalangan swasta atau penyelenggara negara. Saat disinggung, apakah Wali Kota Palembang, Romi Herton masuk dalam pihak yang diduga memberikan gratifikasi terhadap Akil, Johan menampiknya.


"Saya tidak bisa menyatakan swasta atau lain. Nanti kalau sudah ditemukan baru disampaikan," terang Johan.

Kemarin (Jumat, 8/11), KPK melakukan pemeriksaan terhadap Romi Herton. Usai diperiksa, dia mengaku telah memberikan semua informasi ke penyidik, termasuk soal dugaan adanya aliran dana ke Akil Mochtar. Romi juga telah menyerahkan bukti transfer rekening koran sebesar Rp 500 juta yang diklaim milik istrinya.

Namun, Romi mendadak bungkam saat ditanya soal uang Rp 2 milliar di Bandar Udara Sultan Badaruddin II Palembang, Sumatra Selatan. Duit miliaran itu diketahui pernah dibawa Sekretaris Daerah Palembang, Ucok Hidayat saat hendak berangkat ke Jakarta.

Saat pemeriksaan di bandara, duit yang disimpan dalam tas itu terdeteksi mesin x-ray. Petugas bandara kemudian memanggil semua rombongan untuk dimintai keterangan. Setelah dibuat berita pemeriksaan, rombongan tersebut kemudian bisa berangkat ke Jakarta. Diduga, duit miliaran itu diperuntukan bagi Ketua MK saat itu, Mohammad Akil Mochtar, yang kini tengah menjadi tersangka dan mendekam di Rumah Tahanan KPK. [ian]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

SGU Gandeng Poltek SSN Perkuat Pendidikan Siber Keamanan

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:09

Jokowi Bohong soal 54 Kali Ajak Makan Siang PKL Solo

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:02

Sentralisasi Hambat Otonomi Daerah

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:49

Kejagung Periksa Tujuh Saksi Kasus TPPU Febrie, Empat Penyidik Polri

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:05

Terungkap Jokowi Ikut Dirikan Gerindra di Solo Jelang Pemilu 2009

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:00

Satgas Jaga Jakarta dan FKDM Jangan Loyo Antisipasi Tawuran Warga

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:28

Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Pengedar Etomidate

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:24

Beredar Hasil Survei 32 Capres 2029

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:02

DKPP Putus Perkara Helikopter KPU pada 29 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:23

GOR Ciracas Diserbu 3.190 Pelamar Kerja

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:05

Selengkapnya