Berita

foto: net

Politik

Hari Ini Pesawat yang Menjemput TKI Terbang ke Arab Saudi

SABTU, 09 NOVEMBER 2013 | 08:45 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Hari ini (Sabtu, 9/11) pemerintah Indonesia mengirimkan pesawat Garuda Indonesia B 747-400 dengan kapasitas 457 tempat duduk untuk memulangkan secara bertahap sekitar 7.000 WNI/TKI Overstay (kelebihan masa tinggal tanpa dokumen legal) di Saudi Arabia.

Hal ini seperti disampaikan kemarin oleh Menko Kesra Agung Laksono seusai memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Menteri tentang Persiapan Pemulangan TKI Overstay Pasca Amnesti dari Saudi Arabia, di kantor Kemenko Kesra, Jakarta.

Keputusan ini juga sebagai tindak lanjut instruksi Presiden SBY agar evakuasi terhadap WNI yang melebihi masa izin tinggal tanpa dokumen yang sah (overstay) di Saudi Arabia segera dilakukan.


"Mengingat besarnya WNI overstay, saya instruksikan untuk dilakukan evakuasi baik melalui udara maupun laut sesegera mungkin," seru Presiden SBY lewat twitter resmi @SBYudhoyono, kemarin.

Data dari setkab.go.id menyebutkan, pesawat Garuda Indonesia B 747-400 dengan kapasitas 457 seats akan berangkat hari ini menuju ke Saudi Arabia. Dengan demikian diperkirakan tiba di Bandara Soekarno-Hatta esok hari (Minggu, 10/11). Biaya keseluruhan untuk mengangkut 7.000 orang itu menelan dana sebesar US$ 5.964.000. Kelompok rentan, yaitu orang tua, anak-anak, dan wanita hamil, akan didahulukan.

Berdasarkan sumber Kementerian Luar Negeri, WNI Overstay yang telah dipindahkan dari tempat berkumpulnya warga di Matar Qadim, Jeddah ke penampungan overstayers di Shumaisi berjumlah 1.283 orang, sehingga total WNI Overstay yang ada di penampungan Shumaisi menjadi 7.885 orang.  [ald]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya