Berita

JOHAN BUDI SP/NET

Hukum

Jadi Dirjen PAS, Handoyo Diyakini Punya Rekam Jejak Mumpuni dari KPK

JUMAT, 08 NOVEMBER 2013 | 22:42 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Jurubicaranya, Johan Budi Sapto Prabowo angkat bicara terkait terpilihnya Handoyo Sudradjat sebagai Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS). Adapun Handoyo sebelumnya pernah menjabat sebagai Deputi Pengawasan Internal dan Pengaduan Masyarakat KPK.

Menurut Johan, jika melihat rekam jejaknya selama di KPK, Handoyo mampu menjalankan tugasnya dengan baik di Dirjen PAS.

"Pak Handoyo bisa jalankan tugas dengan baik dan bisa menularkan apa yang selama ini didapatkan di KPK," kata Johan yakin saat dikonfirmasi, Jumat (8/11).


Johan tak menampik saat disinggung bahwa tugas Handoyo nantinya bakal berat sebagai Dirjen PAS. Tapi, menurut Johan, hal itu pasti dapat teratasi mengingat pengalaman dan sepak terjang Handoyo selama masih mengabdi di KPK cukup baik.

"Tapi dengan pengalaman pak Handoyo di PIPM tentu punya modal untuk lakukan itu. Tapi kita lihat saja nanti. Saya kira kompleks juga. Pemberantasan korupsi dan di Ditjen PAS kompleks," terang Johan.

Lagian, menurut Johan, kalau Handoyo tak mampu, dia tak akan mungkin lolos dari tahapan seleksi dan tes yang memang seperti diketahui bersama cukup ketat.

"Seleksi itu kan ketat, tentu (terpilihnya) karena punya kapasitas," demikian Johan.

Handoyo dipilih secara langsung tim penilai akhir yang dipimpin oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Wakil Presiden Boediono serta beberapa Menteri Kabinet. Pada 4 November 2013 lalu surat persetujuan Handoyo resmi diturunkan.

Rencananya, pelantikan Handoyo dilakukan pada Selasa (12/11) pekan mendatang. Pengangkatan Handoyo sesuai dengan Kepres  129/M tahun 2013.[wid]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

SGU Gandeng Poltek SSN Perkuat Pendidikan Siber Keamanan

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:09

Jokowi Bohong soal 54 Kali Ajak Makan Siang PKL Solo

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:02

Sentralisasi Hambat Otonomi Daerah

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:49

Kejagung Periksa Tujuh Saksi Kasus TPPU Febrie, Empat Penyidik Polri

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:05

Terungkap Jokowi Ikut Dirikan Gerindra di Solo Jelang Pemilu 2009

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:00

Satgas Jaga Jakarta dan FKDM Jangan Loyo Antisipasi Tawuran Warga

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:28

Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Pengedar Etomidate

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:24

Beredar Hasil Survei 32 Capres 2029

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:02

DKPP Putus Perkara Helikopter KPU pada 29 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:23

GOR Ciracas Diserbu 3.190 Pelamar Kerja

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:05

Selengkapnya