Berita

fajar riza ul haq/net

Sekjen Barindo Disarankan Mundur dari Maarif Institute Agar Tak Merusak Nama Buya Syafii

JUMAT, 08 NOVEMBER 2013 | 08:29 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Maarif Institute tentu berbahagia bila Direkturnya, Fajar Rizaul Haq, kini menjabat sebagai Sekjend Barisan Indonesia (Barindo), mendampingi Gita Wirjawan yang menjabat Ketua Barindo.

Namun demikian, Fajar dinilai tidak pantas lagi menjadi Direktur Maarif Institute, lembaga yang didirikan oleh Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Syafii Maarif. Bila terus menduduki jabatannya di lembaga itu, terkesan ada kontradiksi. Di satu pihak, Fajar adalah orang non-governmental organizations  (NGO), namun pihak lain dia juga sebagai orang politik.

"Barindo itu kan organisasi politik. Selain pernah menjadi tim sukses SBY, Barindo juga pernah tercatat sebagai partai," kata Ketua Forum Intelektual Terpadu (Filter), Andi Irawan, dalam keterangan beberapa saat lalu (Jumat, 8/11).


Secara teoritis, lanjut Andi, NGO berfungsi sebagai kekuatan penyeimbang kekuasaan politik. Karena itu, bila orang NGO pada saat yang sama juga orang politik, maka tidak jelas lagi garis demarkasi antara kekuasaan politik dan kekuatan penyeimbang.

"Malah ada kekhawatiran nanti, Maarif Institute itu akan menjadi lembaga timses untuk Gita Wirjawan. Tentu itu dapat merusak nama lembaga sekaligus nama pendirinya, Buya Syafii," kata Andi lagi.

Karena itu, Andi menyarankan agar Fajar memilih salah satu posisi yang ada. Kedua posisi itu sama-sama strategisnya. Namun agar bisa lebih leluasa untuk bergerak dan mengaktualisasikan diri, Fajar sebaiknya fokus pada satu posisi. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya