Berita

ee mangindaan/net

Menhub Minta Keselamatan Anak-anak di Jalan Jadi Perhatian Bersama

JUMAT, 08 NOVEMBER 2013 | 08:09 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Anak-anak merupakan aset investasi bangsa di masa depan, untuk itu keselamatan anak-anak di jalan harus ditingkatkan.
 
Menteri Perhubungan E. E. Mangindaan mengatakan, berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), bahwa kecelakaan jalan pada anak-anak usia 5-14 tahun merupakan penyebab kematian kedua setelah infeksi pernafasan. Oleh karena itu kondisi ini harus diminimalisir agar kecelakaan yang menimpa anak-anak dapat ditekan sampai titik terendah.

"Terlebih lagi anak-anak ini merupakan aset investasi bangsa di masa depan yang perlu mendapat perhatian bersama," ujar Mangindaan saat memberikan sambutan dan nasihat kepada anak-anak SD Bhakti Mulya 400 Pondok Indah yang berkunjung ke kantornya di Jakarta, kemarin (Kamis, 7/11).
 

 
Ia menambahkan saat ini pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan keselamatan jalan anak-anak di Indonesia khususnya selamat dalam perjalanan dari dan ke sekolah. Beberapa program yang telah dijalankan diantaranya adalah melalui manajemen rekayasa lalu lintas di kawasan sekolah yang dikenal dengan ZoSS (Zona Selamat Sekolah), membuat maskot keselamatan jalan Indonesia yang dikenal dengan ZETA (Zebra Sahabat Kita) dan mengangkat Duta Anak untuk keselamatan jalan kerjasama dengan majalah Bobo, serta pembagian helm anak-anak sebanyak 21 ribu di seluruh wilayah Indonesia.
 
Seperti dikutip dari situs resmi dephub.go.id, Mangindaan juga berpesan agar anak-anak jangan mengemudikan kendaraan baik itu sepeda motor atau mobil sebelum waktunya (belum memiliki Surat Izin Mengemudi), karena secara fisik dan emosional anak-anak belum siap.
 
Di akhir nasihatnya politisi Partai Demokrat ini berpesan dalam menyeberang jalan harus menggunakan zebra croos, dengan melakukan prinsip 4T; tunggu sejenak, tengok kanan, tengok kiri, dan tengok kanan lagi, untuk memastikan tidak ada kendaraan yang mendekat. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya