Berita

Karen Agustiawan/rmol

Hukum

SUAP SKK MIGAS

Dirut Pertamina: Saya Sudah Sampaikan Semua ke Penyidik

KAMIS, 07 NOVEMBER 2013 | 22:06 WIB | LAPORAN:

Direktur Utama PT Pertamina Karen Agustiawan tutupi materi pemeriksaan yang baru saja dilaluinya beberapa waktu tadi. Karen yang keluar Gedung KPK pada pukul 19.35 WIB tadi hanya mengatakan bahwa Ia telah memberikan seluruh keterangan yang diketahuinya terkait kasus suap di wilayah SKK Migas.

"Saya sudah menyampaikan semua keterangan saya sebagai saksi terkait Pak Rudi Rubiandini kepada penyidik KPK (secara) detail," ujar Karen di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Kamis (7/11).

Diperiksa selama sembilan jam, Karen keluar dari Gedung pimpinan Abraham Samad cs itu terlihat kelelahan. Karen pun sempat terlihat ragu-ragu untuk keluar dari lobi utama KPK.


Karen yang rambutnya terikat ini pun, sempat meminta pihak media untuk tenang terlebih dahulu sebelum ia akhirnya buka suara kepada pihak media.

Tidak banyak juga keterangan yang Ia sampaikan. Ia pun bungkam saat ditanyai mengenai proses pembelian, pengolahan dan lelang kondensat yang ditanyakan kepadanya. Karen hanya menyampaikan bahwa sebaiknya hal-hal tersebut ditanyakan kepada penyidik KPK ataupun kepada Ali Mundakir, Wakil Presiden Komunikasi Perusahaan PT Pertamina.

"Mohon dipertanyakan saja kepada penyidik KPK. Kalau misalkan hal-hal lain dengan Pak Ali Mundakir," ujar Karen sebelum masuk ke dalam mobil pribadinya.

Pertanyaan mengenai kondensat ini pun muncul karena pada September 2013 lalu, Pertamina telah diserahi tugas penjualan minyak mentah dan kondensat pemerintah. Yang berarti kilang Pertamina akan mengolah seluruh minyak mentah bagian negara. [rus]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

SGU Gandeng Poltek SSN Perkuat Pendidikan Siber Keamanan

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:09

Jokowi Bohong soal 54 Kali Ajak Makan Siang PKL Solo

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:02

Sentralisasi Hambat Otonomi Daerah

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:49

Kejagung Periksa Tujuh Saksi Kasus TPPU Febrie, Empat Penyidik Polri

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:05

Terungkap Jokowi Ikut Dirikan Gerindra di Solo Jelang Pemilu 2009

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:00

Satgas Jaga Jakarta dan FKDM Jangan Loyo Antisipasi Tawuran Warga

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:28

Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Pengedar Etomidate

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:24

Beredar Hasil Survei 32 Capres 2029

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:02

DKPP Putus Perkara Helikopter KPU pada 29 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:23

GOR Ciracas Diserbu 3.190 Pelamar Kerja

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:05

Selengkapnya