Berita

Hukum

Adik Adhyaksa Dault pun Ikut Menikmati Duit Hambalang

KAMIS, 07 NOVEMBER 2013 | 17:16 WIB | LAPORAN:

Duit proyek Hambalang mengalir ke mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, mantan Sesmenpora Wafid Muharam, dan mantan Kepala Biro Keuangan dan Rumah Tangga Kemenpora Dedy Kusdinar dengan besaran masing-masing Rp 2 miliar, Rp 6,5 miliar dan Rp 1 miliar.

Ada pihak lain yang disebut turut menerima uang Hambalang sebagaimana termuat dalam surat dakwaan untuk Dedy Kusdinar. Mereka yakni bekas Ketua Komisi X DPR yang juga politisi Partai Demokrat, Mahyuddin, dan adik mantan Menegpora Adhyaksa Dault, Adirusman Dault.

"Mahyudin menerima Rp 500 juta. Adirusman Dault menerima Rp 500 juta," kata Ketua Tim JPU KPK, I Kadek Wirayana membacakan surat dakwaan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (7/11).


Uang diterima Mahyudin dari Wafid Muharram saat Kongres Partai Demokrat tahun 2010 di Bandung berlangsung. Sementara uang untuk Adirusman Dault diterima tanggal 6 April 2010. Uang untuk Adirusman diserahterimakan sebagai uang penggantian pengurusan tanah Hambalang.

Selain mereka, uang Hambalang juga nyiprat ke Petugas Kementerian Pekerjaan Umum, seperti Guratno,Tulus, Sumirat, Hidayat, Widianto, Indah, Dedi Permadi dan Bramanto, sebesar Rp 135 juta. Penyerahan uang dilakukan karena Direktur Penataan Bangunan dan Lingkungan Kementerian PU Guratno Hartono menerbitkan pendapat teknis pembangunan pusat pendidikan dan pelatihan Hambalang dengan pelaksanaan pembangunan lebih dari satu tahun anggaran.

Surat tanpa ada limpahan wewenang Menteri PU itu sangat diperlukan karena pada tanggal 13 Juli 2010 Dirjen Anggaran Kemenkeu Anny Ratnawati menyurati Sesmenpora agar permohonan multiyears (tahun jamak) dilampiri pendapat teknis Menteri PU.

"Anggota DPR tercatat menerima sebesar Rp 500 juta melalui Arief Taufiqurrahman. Sedangkan, untuk Olly Dondokambey (Ketua Banggar DPR RI) menerima sendiri Rp 2.5 miliar pada tanggal 28 Oktober 2010," ucap Kadek.

Selain nama-nama ini, duit korupsi Hambalang juga disebut mengalir ke Andi Mallarangeng. Selaku Menteri Negara Pemuda dan Olahraga, Andi meminta jatah 18 persen dari nilai total proyek sebesari Rp 2,5 triliun. Permintaan disampaikan adik Andi, Andi Zulkarnain Mallarangeng alias Choel ke Dedy Kusdinar selaku Kepala Biro Keuangan dan Rumah Tangga Kemenpora dan Wafid Muharam selaku Sekretaris Menteri Negara Pemuda dan Olahraga.[dem]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

KPK Segel Sejumlah Lokasi Usai OTT Pemalang

Rabu, 29 Juli 2026 | 11:59

Bupati Pemalang Diduga Terima Uang Proyek hingga Jual Beli Jabatan

Rabu, 29 Juli 2026 | 11:52

Prabowo Minta Pamong Praja Tinggalkan Birokrasi Berbelit, Utamakan Rakyat

Rabu, 29 Juli 2026 | 11:47

Bupati Pemalang Terjaring OTT KPK Saat Berada di Jakarta

Rabu, 29 Juli 2026 | 11:40

Piala Dunia Dongkrak Penjualan, Coca-Cola Naikkan Target Laba 2026

Rabu, 29 Juli 2026 | 11:34

Naik MRT Jakarta Kini Bisa Pakai Kartu Kredit

Rabu, 29 Juli 2026 | 11:32

Kaesang Punya Loyalis Tapi PSI Belum Tentu Lolos Senayan

Rabu, 29 Juli 2026 | 11:27

Penasihat PWI Pusat Minta Laporan Polisi terhadap Hotman Paris Dilanjutkan

Rabu, 29 Juli 2026 | 11:27

OTT Pemalang, KPK Amankan 21 Orang dan Sita Uang Lebih dari Rp2 Miliar

Rabu, 29 Juli 2026 | 11:26

Prabowo Bangga Lulusan Terbaik IPDN Berasal dari Keluarga Buruh hingga Petani

Rabu, 29 Juli 2026 | 11:15

Selengkapnya