Berita

Hukum

Pengacara Tuduh Jaksa Langgar Hak Dasar Direktur Kernel Oil

RABU, 06 NOVEMBER 2013 | 17:32 WIB | LAPORAN:

Kuasa hukum Simon Tanjaya menyesalkan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menyebut nama Direktur Kernel Oil, Widodo Ratanachaitong, secara bersama-sama Simon Tanjaya melakukan tindak pidana gratifikasi kepada mantan Kepala SKK Migas, Rudi Rubiandini.

Sidang pembacaaan dakwaan sendiri baru akan berlangsung besok (Kamis, 7/11), namun pengacara Simon sudah mengomentari isinya. Simon adalah orang yang dituduh pemberi suap kepada Rudi.

Salah satu kuasa hukum Simon Tanujaya, Yanuar P. Wasesa, kepada wartawan (Rabu, 6/11), mengatakan, Widodo Ratanachaitong sendiri tidak pernah diberi kesempatan untuk membela diri dengan menjelaskan duduk perkara yang sebenarnya, malah KPK mendakwa dirinya bersama-sama dengan Simon Tanjaya. Dengan demikian dia menegaskan bahwa dakwaan JPU tersebut telah melanggar hak-hak dasar Widodo Ratanachaitong.


Tak itu saja, status Widodo Ratanachaitong sebagai warga negara asing (Singapura), diperlakukan menurut prinsip nasionalitas hukum pidana.

"KPK dengan sewenang-wenang menyeret-nyeret Widodo Ratanachaitong sebagai warga negara asing," jelas Yanuar.

Dalam perkara ini, KPK dinilai telah melakukan kriminalisasi terhadap bisnis legal Widodo Ratanachaitong sebagai WNA yang akan berbisnis di Indonesia. Padahal, seluruh proses tender yang diikuti oleh perusahaan Widodo Ratanachaitong tersebut telah sesuai dengan prosedur yang berlaku, sehingga tidak ada pelanggaran yang dilakukan dalam memenangkan tender lelang tersebut di SKK Migas. [ald]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

KPK Segel Sejumlah Lokasi Usai OTT Pemalang

Rabu, 29 Juli 2026 | 11:59

Bupati Pemalang Diduga Terima Uang Proyek hingga Jual Beli Jabatan

Rabu, 29 Juli 2026 | 11:52

Prabowo Minta Pamong Praja Tinggalkan Birokrasi Berbelit, Utamakan Rakyat

Rabu, 29 Juli 2026 | 11:47

Bupati Pemalang Terjaring OTT KPK Saat Berada di Jakarta

Rabu, 29 Juli 2026 | 11:40

Piala Dunia Dongkrak Penjualan, Coca-Cola Naikkan Target Laba 2026

Rabu, 29 Juli 2026 | 11:34

Naik MRT Jakarta Kini Bisa Pakai Kartu Kredit

Rabu, 29 Juli 2026 | 11:32

Kaesang Punya Loyalis Tapi PSI Belum Tentu Lolos Senayan

Rabu, 29 Juli 2026 | 11:27

Penasihat PWI Pusat Minta Laporan Polisi terhadap Hotman Paris Dilanjutkan

Rabu, 29 Juli 2026 | 11:27

OTT Pemalang, KPK Amankan 21 Orang dan Sita Uang Lebih dari Rp2 Miliar

Rabu, 29 Juli 2026 | 11:26

Prabowo Bangga Lulusan Terbaik IPDN Berasal dari Keluarga Buruh hingga Petani

Rabu, 29 Juli 2026 | 11:15

Selengkapnya