Berita

bendera nasdem/net

Politik

Bersafari ke Mataram, Ketum Nasdem Minta Bendera di Masjid Diturunkan

RABU, 06 NOVEMBER 2013 | 14:06 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh meminta doa dan petuah dari kalangan tokoh Islam di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) agar kader-kader partainya tetap berada di jalan yang lurus tanpa perbuatan tercela.

Permohonan itu dilontarkan Surya saat berkunjung ke Kampung Kekalik, Kelurahan Kekalik Jaya, Kota Mataram, NTB, seperti tertulis dalam rilis yang diterima redaksi beberapa saat lalu. Warga kampung ini juga telah mendeklarasikan nama baru sebagai "Kampung Nasdem", Rabu (6/11).

Dalam pidatonya di Masjid Al-Mabrur yang berada di kampung itu, Surya mengajak seluruh masyarakat Kota Mataram untuk membangun semangat ke-Islamaan melalui Partai Nasdem. Ia memuji semangat gotong-royong warga yang tidak pudar.


Yang menarik dari kunjungan tersebut, Surya sempat mengkritik para kadernya yang menaruh bendera Partai Nasdem di atas Masjid Al-Mabrur yang masih dalam tahap pembangunan. Dia meminta bendera itu dicabut karena masjid merupakan milik Allah dan semua umat Islam apapun latar belakangnya.

"Semangat boleh, tetapi jangan over semangat. Ini masjid Allah dan masjid umat Islam, bukan hanya masjid Partai Nasdem. Saya minta tanpa mengurangi rasa hormat, bendera diturunkan tetapi semangat harus tetap ada," tegas Surya.

Dia juga mengatakan, kader Nasdem sebaiknya tak hanya berani mengkritisi hal-hal di luar partainya, tetapi juga mesti berani mengkritik diri sendiri. Itulah semangat gerakan restorasi bagi bangsa Indonesia yang sesungguhnya. [ald]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya