Berita

Dunia

Korea Utara Akui Tenggelamnya Kapal Perang

SELASA, 05 NOVEMBER 2013 | 17:48 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Sebuah kabar langka terdengar dari Korea Utara yang mengakui bahwa salah satu kapal perangnya tenggelam bulan lalu sekaligus menewaskan sejumlah pelaut. Di negara itu, pengakuan akan kegagalan militer merupakan hal yang jarang terjadi.

Media resmi pemerintah, Korean Central News Agency (KCNA), melaporkan kunjungan pemimpin Korut, Kim Jong-un, ke sebuah monumen peringatan bagi para awak angkatan laut "kapal pemburu kapal selam Nomor 233". Foto-foto yang dilansir menunjukkan Kim dikelilingi oleh lebih dari selusin batu nisan bertuliskan tanggal 13 Oktober .

Dari BBC dikutip, laporan resmi media pemerintah hanya mengatakan bahwa kapal telah melakukan tugas tempur. Namun, tak menjelaskan bagaimana kronologis kejadian.


"Chaser Submarine No 233 jatuh ketika melakukan tugas tempur di pertengahan Oktober," tegas kantor berita KCNA .

Selama ini diyakini, Korea Utara memiliki pasukan militer dalam jumlah besar tapi peralatan yang mereka gunakan mayoritas tua dan ketinggalan zaman.

Sebuah artikel di media Korea Selatan mengutip sumber tak dikenal yang menduga bahwa faktor usia peralatan bisa menjadi penyebab tenggelamnya kapal tersebut di pantai timur semenanjung Korea saat latihan perang. [ald]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya