Berita

hatta rajasa/net

Bisnis

Globalisasi dan Iptek, Dua Tantangan Besar Indonesia Menurut Hatta Rajasa

SENIN, 04 NOVEMBER 2013 | 15:37 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pembangunan ekonomi Indonesia segera dihadapkan pada tantangan integrasi ekonomi global. Peningkatan integrasi itu dicirikan dengan makin giatnya kerjasama ekonomi, baik yang bersifat bilateral maupun multilateral.

Begitu kata Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa saat menyampaikan orasi ilmiah mengenai upaya bangsa menyikapi tantangan pembangunan ekonomi global dalam  acara Dies Natalis Universitas Sriwijaya ke-53, di Palembang, Sumatera Selatan, Senin (4/11).

Tantangan pertama, katanya, masyarakat Indonesia harus makin akrab dengan forum WTO dan APEC di ranah global. Sedang di wilayah regional, mengenal forum ASEAN-China Free Trade Area atau ACFTA yang sudah berlangsung sejak tahun 2010 lalu dan ASEAN Economi Community yang segera disongsong pada 2015.


Tantangan yang kedua adalah makin besarnya intervensi dan penetrasi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) di semua ranah pembangunan ekonomi. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi telah menjadi faktor pokok (main determinant) yang menentukan produktivitas, kualitas daya saing serta intensitas kompetisi pembangunan ekonomi.

"Besarnya intervensi dan penetrasi kemajuan Iptek telah menghadirkan tantangan baru bagi Indonesia, tantangan yang dikenal dengan knowledge based economy," tambah Ketua Umum PAN ini.

Masih lanjut Hatta, persoalannya adalah saat ini aktivitas pembangunan makin didominasi inovasi dan penguasaan Iptek. Bahkan, kerjasama ekonomi internasional baik yang bersifat bilateral maupun multilateral makin berbasis pada penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.

"Persaingan ini hanya dapat dimenangkan oleh bangsa yang paling inovatif dan paling menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi," tegas mantan Sekretaris Negara ini. [ald]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya