Berita

FOTO:NET

Politik

10,4 Juta DPT Bermasalah Rawan Dimanipulasi

SENIN, 04 NOVEMBER 2013 | 11:30 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Sebanyak 10.4 juta data pemilih yang masih bermasalah rawan dimanipulasi oleh partai penguasa.

Koordinator Komite Pemilih Indonesia (Tepi), Jeirry Sumampow menduga, keengganan Kementerian Dalam Negeri memberikan Nomor Induk Kependudukan
(NIK) terhadap DPT bermasalah 14,4 juta itu, karena kepentingannya belum terkaomodir. Termasuk kepentingan Kemendagri meminta 186 juta data pemilih yang ada di tangan KPU.

"Ini diduga bisa jadi proyek untuk dijual, bahaya paling besar bisa dimanipulasi untuk kepentingan partai tertentu," ujar Jeirry dalam acara media gathering Bawaslu di Cipayung, Bogor, Jawa Barat, Senin (4/11).

"Ini diduga bisa jadi proyek untuk dijual, bahaya paling besar bisa dimanipulasi untuk kepentingan partai tertentu," ujar Jeirry dalam acara media gathering Bawaslu di Cipayung, Bogor, Jawa Barat, Senin (4/11).

Menurut, pertarungan DPT ada disitu. Alasan ini pula yang membuat Parpol ngotot menolak penetapan DPT karena rawan dimainkan,
 
"Nggak ada yang mengawasi mereka (Kemendagri). Ini jauh lebih berbahaya," tandasnya.

Setelah ditunda dua kali, siang ini KPU dijadwalkan akan menetapkan dan mengumunkan DPT Pemilu 2014.[wid]


 

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya