Berita

bungaran saragih/RJ

Politik

SBY Tak Mampu Menangkap Esensi Masalah

SABTU, 02 NOVEMBER 2013 | 09:32 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bukan pemimpin yang bisa melindungi rakyat. Pemerintahannya tidak punya arah, serba bimbang, sebagaimana terbukti dari pernyataan SBY yang sering diralat sendiri atau tidak dilaksanakan. Intinya, SBY memang Presiden tetap bukan pemimpin.

"Kini kita auto pilot, semua berjalan sendiri-sendiri. Jepang, Malaysia, Korea Selatan memang sukses menjalankan pola demikian, tetapi tidak di Indonesia," kata mantan Menteri Pertanian, Bungaran Saragih, dalam diskusi di markas Barisan Relawan Jokowi Presiden 2014 (Relawan Jokowi), di Cawang Baru, Jakarta Timur, Jumat malam (1/11).

Bila diibaratkan dengan kursus, SBY banyak mengikuti kursus tetapi hanya sampai tingkat elementary atau dasar. Kalau sedikit naik kelas, seperti tingkat intermediate, SBY sudah kebingungan karena tak mampu menangkap makna.


"Pada tingkat elementary, SBY memang memperoleh nilai A. Tetapi di tingkat intermediate, SBY tak bisa menangkap esensi masalah. Itu sebabnya kebijakan pemerintahan SBY tak jelas mau ke arah mana, serba mengambang," ujarnya, dikutip dari rilis yang dikirimkan ke redaksi beberapa saat lalu. [ald]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya