Berita

Politik

EMPAT PILAR BANGSA

Ganti Pancasila dengan Sumpah Pemuda!

RABU, 30 OKTOBER 2013 | 14:38 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Masih dalam suasana peringatan ke-85 tahun Sumpah Pemuda, seruan yang meminta Pancasila dikeluarkan dari Empat Pilar Bangsa dan kedudukannya diganti dengan Sumpah Pemuda semakin nyaring

"Konsep Empat Pilar Bangsa harus direvisi. Pancasila bukan pilar melainkan dasar. Karena itu kedudukannya diganti saja dengan Sumpah Pemuda," papar  Direktur Eksekutif The President Center Didied Mahaswara kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (30/10).

Dengan demikian, urutan kedudukan Empat Pilar Bangsa terdiri dari, pertama, Sumpah Pemuda. Yaitu sebagai unsur manusia yang mendeklarasi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Yang kedua, Bhinneka Tunggal Ika sebagai unsur perbedaan suku dan adat tetapi tetap bersatu. Ketiga, UUD 45 sebagai peraturan yang mengikat. Keempat, NKRI sebagai kesatuan negara.


"Pancasila berdiri sendiri saja, karena Pancasila itu ideologi bangsa dan negara. Tidak bisa disatukan, apalagi dijadikan pilar," tegas Didied.

Dia menambahkan, setelah Empat Pilar Bangsa yang terdiri dari Sumpah Pemuda, NKRI, Bhineka Tunggal Ika, dan UUD 45 terpenuhi, maka Pancasila baru bisa diterapkan dan diamalkan secara maksimal.

"Tidak seperti sekarang, Pancasila cuma jadi hafalan dan bacaan saja, sedangkan NKRI, UUD 45, dan Kebhinnekaan, jadi berantakan akibat kepemimpinan nasional yan lemah dan korup," tandasnya. [ald]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya